Warga Kecewa Tidak Kebagian Kupon Otak-Otak 

165

KOTAAGUNG—Festival Teluk Semaka (FTS) 2018 yang dihelat Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Tanggamus di Wisata Air Terjun Way Lalaan, Rabu (12/9) menuai kekecewaan baik dari para pengunjung maupun peserta yang ikut memeriahkan ajang tahunan tersebut.

Kekecewaan dari pengunjung dan peserta ini bukan karena suguhan atraksi tarian maupun kesenian yang ditampilkan melainkan, pembagian 1.000 otak-otak gratis yang merupakan salah satu rangkaian dalam FTS tahun 2018, sebab banyak peserta dan pengunjung yang datang tidak kebagian otak-otak lantaran tidak mendapatkan kupon.

“Saya datang pukul 08.00 WIB, denger sih tadi ada yang ribut-ribut, ada pembagian kupon untuk dapat otak-otak gratis tapi pas saya mau minta kuponnya sudah tidak ada lagi,”kata Ani warga Pekon Kampung Baru.

Sementara itu, Nurjanah salah satu pengunjung yang juga tidak kebagian kupon menyampaikan, jika dirinya hanya mengetahui ada festival tarian tradisional dan kreasi tarian lainnya, di Way Lalaan sehingga ia memutuskan untuk melihat dengan membawa anaknya yang masih berusia dua tahun dengan mengendarai ojek, karena kebetulan rumahnya berada di Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kotaagung. Menurutnya ia tidak mengetahui jika ada pembagian makanan otak-otak gratis oleh peserta dalam kegiatan tersebut.

“Tidak tahu saya kalau ada otak-otak gratis, emang ada ya, pantasan saya dengar tadi ada yang bilang ada makanan gratis, saya kira bohong, karena untuk menanyakan langsung dengan panitia saya tidak tahu yang mana orangnya,”ujarnya.

Tidak hanya pengunjung yang tidak kebagian kupon untuk peroleh makanan yang menjadi ciri khas Lampung tersebut. Peserta yang datang dari jauh yakni dari Kecamatan Airnaningan juga harus gigit jari. Ibu Dadang salah satunya, ia bersama anggota yang berjumlah 50 orang tiba Di Way Lalaan pukul 09.00 WIB karena memang akses dari Airnaningan sangat jauh sehingga datang agak terlambat.

“Mungkin datangnya agak telat, sehingga tidak kebagian otak-otak, tetapi kalau masih ada kuponnya, mau juga dikasih,untuk dibawa pulang,”terangnya.

Sementara itu Kasi Ekonomi Kreatif Seni dan Budaya, Elvan Nauriza mendampingi Kadis Pariwisata Retno Noviana Damayanti, mengklaim jika peserta dan pengunjung yang datang sudah semua diberi kupon sejak pagi yaitu pukul 08.00, kupon diberikan di pintu masuk Way Lalaan, dan dibagikan oleh panitia secara gratis.

“Satu orang itu kita beri satu kupon, yang isinya lima otak-otak, terlebih jika ada yang tidak kebagian kemungkinan mereka datangnya siang, tim telah dibagi, tidak tahu juga ada peserta yang kebagian atau tidak, namanya gratis dan yang datang juga ribuan,”tandasnya. (iqb) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here