Jalan Way Som Rusak, Warga Harapkan Perbaikan Drainase Buruk dan Kendaraan Overkapasitas Jadi Penyebab

270

KOTAAGUNG—Kerusakan jalan penghubung antar pekon tepatnya di Pedukuhan Way Som, Pekon Kota Agung, Kecamatan Kota Agung hingga kini belum teratasi, warga setempat berharap agar jalan penghubung antar pekon dan jalur alternatif menuju kompleks perkantoran Pemkab Tanggamus itu dapat segera diperbaiki.

Berdasarkan pantauan, Radar Tanggamus, terdapat 11 titik kerusakan, terhitung mulai dari pangkal jalan samping Makodim 0424 hingga Gardu Induk Kotaagung.

Yanto warga setempat yang ditemui ketika melintasi jalan tersebut, mengatakan, kerusakan jalan tersebut telah lama terjadi, dan hingga kini belum ada perbaikan. Ia menduga kerusakan diakibatkan karena belum maksimalnya drainase, kalaupun ada hanya dititik tertentu saja. Kondisi ini, membuat air kerap meluap sehingga merusak lapisan aspal. Belum lagi seringnya kendaraan over kapasitas yang melintas dijalan tersebut.

“Saya harapkan perbaikan jalan ini bisa dilakukan secepatnya, begitu juga dengan pembangunan drainase yang optimal sehingga air tidak meluap ke badan jalan,” ujar Yanto, Kamis (30/8).

Ia melanjutkan, akses jalan tersebut merupakan jalan alternatif menuju Pekon Campang Tiga dan perkantoran Pemkab Tanggamus. Selain itu jalan juga merupakan akses vital bagi masyarakat yang mengangkut hasil bumi, ditempat tersebut juga terdapat Kebun Permanen Persemaian Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (KPP BPDAS) Lampung.

“Kalau hujan lebat, luapan air hujan kerap menggenangi jalan ini, sehingga pada saat akan dilalui harus ekstra waspada kalau tidak, terjerembab karena badan jalan serta aspal yang sudah mengelupas,”sebut Yanto.

Kondisi saat ini lanjutnya, tidaklah terlalu parah kendati tetap harus ada perbaikan. Jika dibandingkan tahun sebelumnya yang mana saat itu perumahan warga terancam tergerus air, bahkan Kebun Persemaian Permanen (KPP) BP DAS Lampung yang berada di area tersebut, tidak luput dari banjir.

“Saat ini, telah ada drainase dititik yang dahulu terkena luapan air, dan saya harapkan jalan ini diperbaiki serta pembangunan drainase ini dapat kembali dilanjutkan, sehingga tidak ada lagi genangan air, tidak hanya itu ketentuan  kapasitas mobil yang melintasi juga perlu diperhatikan,” pungkas Yanto. (iqb) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here