Baru 2 Tahun Dibangun, Jalan Banyuurip Rusak Lagi

171

WOBOSOBO-Baru dua tahun dibangun, ruas jalan di Pekon Banyuurip Kecamatan Wonosobo rusak lagi. Kondisi tersebut dikeluhkan warga, pasalnya kerusakan jalan membuat mobilitas warga terganggu.

Salah seorang warga Pekon Banyuurip yang enggan namanya dikorankan menyebutkan, ruas jalan Pekon Banyuurip yang menghubungkan dengan Dusun III Pekon Lakaran itu kini tersisa batu onderlagh.

“Padahal kalau tidak salah jalan ini baru dibangun dua tahun lalu, berupa jalan lapen. Tapi sekarang sudah rusak dan kembali seperti semula yakni onderlagh,” katanya, kemarin (1/8).

Menurutnya, kerusakan jalan tersebut diduga akibat buruknya kualitas pembangunan jalan. Sebab, meskipun ruas jalan tersebut merupakan jalan penghubung antar pekon, namun jalan tersebut tidak pernah dilalui kendaraan berat.

“Paling cuma sepeda motor yang lewat sini, karena kalau kendaraan truk atau puso hampir tidak pernah masuk jalan ini, ” ujar pria berusia 30 tahun tersebut.

Padahal, lanjut dia, ruas jalan sepanjang 300 meter lebih itu merupakan akses vital bagi masyarakat di Pekon Banyuurip maupun Pekon Lakaran. Sebab, jalan tersebut setiap harinya digunakan oleh warga di dua pekon untuk menuju lahan pertanian. Dengan kerusakan ini membuat mobilitas warga, termasuk petani terganggu.

“Ya, tentunya sangat mengganggu mobilitas, karena hampir seluruh badan jalan mengalami kerusakan,” jelasnya.

Senada, Suhaidi petani Pekon Lakaran mengaku kesulitan saat melintasi ruas jalan lintas antar pekon tersebut. Sebab, menurutnya, hampir seluruh badan jalan tersisa onderlagh yang kondisi sebagian jalannya sudah berlubang. “Kalau mau ngeluarin padi jadi susah, karena jalannya rusak, ” tuturnya.

Ia berharap pemerintah dapat kembali melakukan pembangunan diruas jalan tersebut. Pasalnya, jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat di dua pekon.

“Ya, harapan saya sih supaya jalan ini dibagusin lagi, dan mutu pembangunannya harus ditingkatkan supaya tidak cepat rusak, ” harapnya.(uji)