BPN Bagikan 530 Sertifikat, Nethderland Kadaster Puji PaLaR di Limau

216

LIMAU—Kantor Pertanahan Kabupaten Tanggamus membagikan 530 sertifikat tanah kepada masyarakat di Kecamatan Limau. Pembagian sertifikat dipusatkan di Balai Pekon Kuripan, Rabu (23/5).

Acara tersebut dihadiri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tanggamus Sudarman Harjasaputra, Kepala Seksi Pengukuran Bidang Tanah Direktorat Pengukuran dan Pemetaan Kadastral Kementerian Agraria Tata Ruang /Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hanhan Lukmam Syahid, Kabid Infrastruktur Pertahanan Kanwil BPN Lampung Albert Muntarie,  Dandim 0424 Letkol Arh Anang Hasto Utomo, Kemudian dari Netderland Kadaster Paul, Suzan dan Crishtelle.

Camat Limau Mahfuz, Kepala Pekon Kuripan serta ratusan masyarakat penerima sertifikat. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tanggamus Sudarman Harjasaputra mengatakan ke 530 sertifikat tanah yang djbagikan merupakan gabungan antara Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) dan pilot project Participative Land  Registration (PaLaR) hasil kerjasama antara Kementerian ATR/BPN dengan Netderland Kadaster.

“530 sertifikat itu rinciannya, 400 sertifikat tanah untuk Pekon  Tegineneng, 50 Pekon Kuripan dan 80 Sertipikat Pekon Banjar Agung, ” kata Sudarman.

Dijelaskan Sudarman, bahwa pembagian Sertipikat tetap akan berlangsung sehingga target 45.000 Sertipikat di tahun 2018 bisa tercapai.

” Harapan kita se Kecamatan Limau ini mendapat sertifikat semua ditahun 2018,  minggu depan kita juga bagikan di  Pekon Padang Ratu sebanyak 800 sertifikat,”terangnya.

Kemudian terkait program PaLaR yang berjalan di Pekon Kuripan sejak awal 2018 lalu, lanjut Sudarman sudah sesuai ekspektasi, bahkan mendapat apresiasi dari Netherland Kadaster (BPN-nya Belanda).

“Ya, PaLaR di Kuripan ini berhasil, terbukti mendapat pujian dari Netderland Kadaster,  artinya dengan adanya pelatihan dan dibantu oleh teknologi canggih, ibu-ibu pun bisa melakukan pendataan tanah. Memang dalam PaLaR ini peran masyarakat lebih dominan. Untuk Kuripan sendiri dari 600 bidang baru keluar 50,  untuk sisanya minggu depan, “terang Sudarman.

Ditambahkan Suzane dari Netherland Kadaster, bahwa PaLaR di Pekon Kuripan Kecamatan Limau adalah percontohan terbaik dan kedepan program partisipasi aktif masyarakat ini akan diterapkan diseluruh wilayah Indonesia.

” Dengan adanya program PaLaR ini harapannya kita bisa belajar mengenai proses pendaftaran tanah. Pendaftaran tanah bukanlah untuk diri sendiri, tapi untuk generasi mendatang yakni anak cucu kita, “katanya.

Percontohan PaLaR di Pekon Kuripan Kecamatan Limau ini juga diapresiasi oleh Komandan Kodim 0424 Letkol Arh Anang Hasto Utomo. Menurut dia, PaLaR bagus sebab melibatkan langsung masyarakat.

” Sertifikat tanah itu penting artinya ada aspek legal, punya kekuatan hukum dan diakui negara. Kami dari jajaran Kodim 0424 siap membantu pendataan baik itu di Limau khususnya maupun Tanggamus pada umumnya,” kata Anang.

Camat Limau Mahfuz juga mengucapkan terimakasih kepada Kementerian ATR/BPN, khususnya Kantor Pertanahan Kabupaten Tanggamus dan Netherland Kadaster yang sudah menunjuk Pekon Kuripan sebagai pilot project PaLaR.

” Kami ucapkan terimakasih kepada BPN dan Netherland Kadaster, program ini baik sekali dan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Pesan saya bagi yang sudah menerima sertifikat harap dijaga dengan sebaik-baiknya, jangan main asal “disekolahkan” saja, tapi harus benar-benar untuk usaha, sebab sertifikat adalah aset berharga,” katanya.

Sementara itu Nuri Haryoto warga Pekon Banjaragung mewakili masyarakat Limau mengucapkan terimakasih atas program PTSL dari BPN. “Dengan adanya Program PTSL ini kami merasa terbantu sebab, mengurus sertifikat tidak susah lagi,” ujar Nuri. (ral) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here