Jalan Lingkungan Bumiagung Rusak Berat

75
JALAN RUSAK: Ruas jalan lingkungan Bumiagung, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kotaagung, mengalami kerusakan. Warga berharap pemerintah segera memperbaikinya. (Foto Uji Mashudi)

KOTAAGUNG – Ruas jalan lingkungan di Dusun Bumiagung, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kotaagung Kotaagung, Tanggamus dikeluhkan warga. Pasalnya, kondisi ruas jalan lingkungan tersebut sudah mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga mengganggu mobilitas warga.

Warga setempat Hadi menuturkan, kerusakan jalan lingkungan di Dusun Bumiagung sudah berlangsung sejak empat tahun terakhir, namun hingga kini jalan tersebut tidak kunjung diperbaiki.”Sudah lama mas jalan ini rusak, kalau tidak salah sudah empat tahun lebih, ” katanya, kepada Radar Tanggamus, kemarin (7/5).

Menurutnya, jalan lingkungan Bumiagung sebelumnya pernah dibangun berupa lapen, namun karena tidak adanya perawatan dan perbaikan membuat kerusakan jalan tersebut kian parah. Saat ini sebagian besar aspal jalan di wilayah tersebut sudah mengelupas. “Ada sekitar 300 meter kondisi jalan yang sudah rusak,” ujar Hadi.

Sementara itu, warga lainnya Rusli mengatakan, jalan lingkungan bumi agung ini setiap harinya ramai dilalui warga. Dengan rusaknya jalan ini ia mengaku, mobilitas warga jadi terganggu.

“Ya dengan kerusakan jalan ini kami merasa cukup terganggu, karena selain sulit untuk dilewati juga cukup membahayakan pengguna jalan. Sebab, ada beberapa titik jalan yang bebatuan onderlaghnya sudah terkelupas,” ungkapnya.

Jalan lingkungan Bumiagung ini juga lanjut dia, setiap harinya dilalui oleh warga dibeberapa pekon. Karena selain bisa tembus ke Pekon Kelungu juga bisa tembus ke Dusun Tegalwangi, Pekon Kusa.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus dapat mengupayakan perbaikan di jalan lingkungan tersebut. Mengingat jalan tersebut merupakan akses perekonomian warga, yang tentunya jika kondisi jalan rusak bisa berdampak buruk pada tingkat perekonomian warga. Begitupun sebaliknya.

“Harapan kami supaya jalan ini bisa segera diperbaiki. Karena bukan hanya digunakan oleh masyarakat Bumiagung saja, tetapi juga masyarakat di Tegalwangi dan Kelungu, ” katanya.(uji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here