DPRD Setujui LKPj Bupati tahun anggaran 2017

97
SETUJUI LKPj : Ketua Pansus LKPj bupati tahun anggaran 2017, Pahlwan Usman menyerahkan laporan hasil pembahasan pansus terhadap LKPj bupati kepada Pj Bupati Tanggamus Ir.Zainal Abidin,M.T saat rapat paripurna, Senin (7/5) Foto Rio Aldipo

KOTAAGUNG — DPRD Tanggamus menyetujui laporan keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) bupati tahun anggaran (TA) 2017. Hal itu terungkap dalam rapat paripurna yang digelar, Senin (7/5). Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua I DPRD Tanggamus Rusli Shoheh.

Sebelum dilakukan rapat paripurna, DPRD Tanggamus lebih dahulu membentuk panitia khusus (Pansus) LKPj bupati tahun anggaran 2017 yang diketuai Pahlawan Usman. Setelah dilakukan pembahasan dengan masing-masing oraganisasi perangkat daerah (OPD) dan rapat internal pansus, maka pansus memeberikan sejumlah catatan kepada Pemkab Tanggamus.

Ketua Pansus LKPj, Pahlawan Usman dalam laporannya mengatakan keamanan dan ketertiban masyarakat agar lebih ditingkatkan sehingga keamanan dan kenyamanan tercipta,kedua agar perizinan instansi terkait bersama aparat penegak perda dapat turun langsung melakukan sosialisasi dan pengawasan agar dapat meningkatkan PAD.

Ketiga, permasalahan lampu jalan, perlu penertiban mengingat pajak penerangan jalan yang dibayarkan mencapai nilai signifikan tapi faktanya masih kurang memuaskan. Keempat, pelayanan kesehatan harus terus ditingkatkan, jangan sampai masyarakat kecewa dengan pelayanan puskesmas ataupun rumah sakit.Ke lima kurangnya keamanan serta pengelolaan tempat-tempat rekreasi di Kabupaten Tanggamus.

“Kemudian pemerataan pembangunan terutama sekolah sampai kepelosok-pelosok,  banyaknya kendaraan milik pemkab Tanggamus yang kondisinya sudah tidak layak pakai lagi. Dan perlunya peningkatan mutu disetiap pembangunan di Kabupaten Tanggamus, “kata Pahlawan.

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua I Rusli Shoheh itu, Pansus LKPj juga mengapresiasi atas keberhasilan Pemkab Tanggamus sehingga mendapat penghargaan baik level provinsi maupun nasional.

“Keberhasilan yang telah dicapai harus terus ditingkatkan karena masih banyak potensi  di Kabupaten Tanggamus yang harus dikembangkan dan tantangan pembangunan akan semakin kompleks, “ujar Pahlawan.

Dilanjutkannya, bahwa setelah pansus mempelajari LKPj tahun anggaran 2017, secara umum telah memenuhi target yang telah ditetapkan dalam RKPD, namun hal tersebut tentunya masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan, sehingga pansus memberikan sejumlah rekomendasi kepada eksekutif diantaranya menyarankan agar kebijakan umum pemkab Tanggamus mengacu pada RPJMD dan visi misi kepala daerah, program yang dibuat harus terukur, terencana serta bermanfaat dan dirasakan masyarakat, peningkatan PAD dengan memperhatikan sektor prioritas pada setiap OPD, meningkatkan penyerapan anggaran semaksimal mungkin.

“Peningkatan sektor perekonomian dengan memanggil investor untuk berinvestasi,  melakukan percepatan pemerataan pembangunan infrastruktur terutama, jalan, jembatan fasilitas pendidikan dan kesehatan diwilayah yang sulit dijangkau, “pungkas Pahlawan.

Sementara, Pj Bupati Tanggamus Zainal Abidin dalam pendapat akhirnya mengenai persetujuan DPRD terhadap LKPj 2017 menyampaikan terimakasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD khususnya pansus LKPj dan pihak terkait yang sudah membahas dan mengevaluasi LKPj tahun 2017.

Kemudian terhadap catatan-catatan evaluasi dari LKPj baik berupa masukan dan kritikan, Zainal menyadari bahwa masih terdapat sejumlah kekurangan.

“Oleh karena itu, jika dewan yang terhormat telah menyampaikan catatan tersebut, kami anggap sebagai suatu kontribusi positif bagi kami untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan terhadap pelaksanaan program pembangunan selanjutnya, ” kata pj bupati.

Untuk diketahui gambaran umum pengelolaan APBD tahun 2017,  terdiri dari pendapatan daerah Kabupaten Tanggamus yang ditargetkan sebesar Rp.1,64 Triliun rupiah terealisasi sebesar Rp.1,56 Triliun rupiah.

Lalu belanja daerah Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2017, yang ditargetkan sebesar Rp.1,64 triliun terealisasi sebesar Rp1, 54 triliun.

Kemudian penerimaan pembiayaan daerah dianggarkan sebesar Rp 4,85 Miliar rupiah dan terealisasi sebesar Rp.5,29 Miliar rupiah. Sedangkan untuk Pengeluaran Pembiayaan Daerah dianggarkan sebesar Rp.7,87 Miliar rupiah terealisasi sebesar Rp7,87 Miliar rupiah.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here