Manfaatkan Panas Terik Matahari untuk Proses Pengeringan Ikan Asin

61

KOTAAGUNG – Cuaca panas selama beberapa hari ini belakangan ini, dimanfaatkan oleh sejumlah pengusaha ikan asin di kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, untuk meningkatkan produksi ikan asin.

Sebab, Proses pengeringan berbagai jenis ikan asin ini masih secara tradisional dengan mengandalkan panas matahari.

“Peningkatan produksi ini dikarenakan, pengrajin ikan asin terbantu oleh cuaca yang panas. Dimana, sebelumnya kami kesulitan proses pengeringan lantaran musim penghujan, namun sekarang mulai terbantu oleh cuaca panas ,” Kata Arif salah seorang pengrajin ikan asin di Kotaagung.

Ia menjelaskan, ikan asin disini murni pakai garam tanpa ada sedikitpun pakai zat formalin, dimana ikan yang diproduksi cukup memerlukan waktu penjemuran selama dua hari saja untuk kering, hal itu karena  cuaca sangat mendukung proses pengeringan, berbeda dengan beberapa waktu lalu yang butuh berminggu-minggu baru bisa  diangkat.

“Alhamdulillah, saat ini cuaca pnas sehingga mempermuda proses pengeringan, kami berharap cuaca ini tetap panas dan hasil tangkapan sejumlah nelayan kembali normal. Sehingga kita bisa trus memproduksi ikan asin, karena ikan yang kita  olah ini hasil beli dari nelayan, jadi tergantung tangkapan nelayan kalau hasilnya banyak maka kita bisa memproduksi dengan jumlah yang banyak,” terang dia.

Sementara itu, Adun salah seorang pegusaha ikan asin lain menuturkan, produksi ikan asin selama beberapa hari ini cukup maksimal karena proses pengeringan mudah dan cepat, hanya satu hari penjemuran ikan bisa dikemas.

“Kesempatan musim panas  untuk memproduksi ikan dalam jumlah banyak dan ini  sudah menjadi kebiasaan sejumlah pengusaha ikan, karena musim hujan sangat sulit meningkatkan produskinya,”pungkasnya.(ark)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here