14 Calhaj Tidak Berangkat Haji Tahun Ini

173

KOTAAGUNG – Dari total 258 calon jamaah haji (Calhaj) Kabupaten Tanggamus, 243 diantaranya sudah melunasi Biaya Pemberangkatan Ibadah Haji (BPIH) tahap I.

Kepala Seksi Umroh dan Haji, Musannip, mewakili Kepala Kantor Kemenag Tanggamus Murdi Amin, mengatakan pelunasan BPIH tahap I telah ditutup 4 Mei 2018. Sampai dengan batas akhir ada 14 orang calhaj yang tidak lakukan pelunasan sebesar Rp 34.532.190. Dengan tidak dilunasinya BPIH tersebut maka c tidak bisa diberangkatkan tahun ini.

“Dari 14 orang itu rinciannya menunda empat orang, sakit tiga orang, meninggal lima orang, dan tidak ditemukan keberadaannya dua orang. Kepastian semua itu sudah didasar bukti berupa surat pernyataan dari pihak yang bersangkutan,”kata Musannip, kemarin.

Dalam hal ini untuk dana awal yang sudah disetorkan sebagai BPIH tidak hilang di bank penerima setoran. Dana tetap ada, dan dinantikan sampai tahun depan atau ada keputusan dari yang bersangkutan atau keluarganya untuk menarik atau menggantikan calhaj.

Seperti jika dengan keterangan menunda, bisa saja tahun ini yang bersangkutan sedang ada masalah keuangan maka tidak bisa lunasi seluruhnya, kemungkinan tahun depan bisa melunasi. Kemudian sakit atau meninggal bisa digantikan anggota keluarga lainnya tahun depan.

“Untuk yang dua orang tidak ditemukan orangnya beralamat di Pekon Kutodalom, Kecamatan Gisting. Saat dicari orangnya tidak ada, dan dicek ke kepala pekon, orang tersebut sudah pindah alamat dan tidak diketahui lagi keberadaannya. Untuk hal itu sudah ada surat keterangan dari pihak pekon,”ungkap Musannip

Ia menambahkan pihak Kemenag Kantor Tanggamus sudah melaporkan adanya calhaj yang tidak melunasi BPIH ke Kanwil Kemenag Lampung. Selanjutnya diserahkan ke pihak provinsi apakah akan ada orang pengisi atau jumlah kuota untuk Tanggamus dikurangi jadi 243 dari 258 orang. Jika diisi orang lain maka kewajibannya tetap melunasi BPIH.

“Semula pendaftar haji yang akan berangkat tahun ini nomor porsinya masuk dari 0800080942 sampai 0800088455. Mereka wajib lunasi BPIH di beberapa bank seperti BRI Syariah, BSM, Bank Mandiri Syariah, BNI Muamalat. Semua bank tersebut cabang terdekat hanya ada di Pringsewu,”terang Musannip.

Khusus bagi calhaj yang sudah lunasi BPIH maka tahap selanjutnya berupa cek kesehatan dan suntik maningitis. Rencananya itu dilakukan pekan depan di beberapa puskesmas yang ditunjuk sebagai rujukan bagi calhaj. Dari pemeriksaan kesehatan pula akan ditentukan lagi apakah calhaj bisa diberangkatkan atau tidak.

“Tim medis dari Dinas Kesehatan Tanggamus memiliki alasan kuat bisa membatalkan keberangkatan calhaj, apabila mengidap penyakit berbahaya, menderita penyakit dengan stadium yang sudah tinggi, atau juga hamil dan lainnya, jadi kami minta calhaj mulai menjaga kesehatan tubuhnya, dengan makan dan minum yang sehat dan hindari pantangan. Istirahat yang cukup, serta rajin berolahraga. Sebab dalam ibadah haji diutamakan kebugaran fisik yang bagus, selain pada kesiapan mental,”tandasnya.(iqb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here