Tahun Ini, Pekon Mulyorejo Bangun Drainase

343
BANGUN INFRASTRUKTUR: Bantuan dana desa tahun 2018 Pekon Mulyorejo digunakan untuk pembangunan infrastruktur maupun kegiatan pemberdayaan yang mampu menunjang kemajuan pekon. FOTO: ARIF

PRINGSEWU – Pemerintah Pekon Mulyorejo Kecamatan Banyumas memfokuskan pembangunan infrastruktur melalui program bantuan dana desa tahun 2018. Adapun item yang sudah dan akan dibangun adalah pembangunan saluran irigasi (drainase), gorong-gorong dan galian siring.

Kepala Pekon Mulyorejo Solikin memaparkan pembangunan rencana pembangunan infrastruktur tersebut sesuai dengan hasil musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) pekon tahun 2017 yang lalu. “Pembangunan infrastruktur tersebut sesuai harapan masyarakat,” ujar Solikin, Selasa (1/5) kemarin.

Adapun pembangunan tersebut meliputi pembangunan, saluran irigasi (drainase), pembangunan gorong-gorong 2 unit, pelaksanaan padat karya tunai berupa galian siring sepanjang 5,2 km di dusun 1,2 dan 3. Untuk bidang pemberdayaan ada pengadaan sarpras KWT, pelatihan aparatur pekon, pelatihan karang taruna/kelompok pemuda dan pengadaan sarpras olahraga

Solikin mengaku untuk dana desa Pekon Mulyorejo tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Bila tahun 2017 sebesar 764 juta, namun tahun ini menjadi sebesar 697 juta. “Ada penurunan, menurut pemerintah ada peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga dana desa mengalami penurunan,” pungkasnya.

Dia menjelaskan untuk dana desa tahun 2017 lalu, tahap pertama telah direalisasikan untuk pembangunan drainase sepanjang 860 meter di dusun 2 dan gorong-gorong di dusun 3 sebanyak 1 titik. “Kami bangun drainase sebagai upaya pencegahan banjir saat musim hujan terjadi,” ujar Solikin.

Selain itu, dia mengaku bantuan dana desa tahap pertama juga dipergunakan untuk permodalan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “Melalui permodalan BUMdes kami bangun warung desa dan usaha simpan pinjam. Diharapkan kesejahteraan masyarakat bisa meningkat,” jelasnya.

Kemudian bantuan tahap kedua telah digunakan untuk kegiatan pemberdayaan dan pelatihan. Seperti pelatihan administrasi dan hukum untuk kepala pekon di Provinsi, pelatihan siskaudes Sekretaris Pekon dan Bendaraha, pelatihan perangkat pekon, pelatihan BUMdes, pelatihan kader PKK, pelatihan KWT, pelatihan pendidik PAUD dan pelatihan Posyandu.

Menurutnya, dengan adanya bantuan dana desa dapat menunjang percepatan pembangunan di pekon setempat. Ia berharap, program dana desa dapat terus digulirkan untuk mendorong kemajuan di Pekon Mulyorejo.(arf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here