Tanggamus Timba Ilmu Ke Sragen Dalam Hal Pengentasan Kemiskinan

178
TERIMA CINDERAMATA : Asisten Bidang Ekobang Setkab Tanggamus didampingi Kepala Bappeda Tanggamus Hi.Hendra Wijaya Mega menerima cinderamata dari Asisten I Setkab Sragen Indah Haryani saat berkunjung ke Pemkab Sragen dalam rangka menimba ilmu penanggulagan kemiskinan, Kamis (26/4).(Foto IST)

KOTAAGUNG —Tim Koordinasi Pengentasan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Tanggamus mengunjungi Pemkab Sragen, Kamis (26/4). Tujuan kedatangan TKPK Tanggamus yang dipimpin Asisten Bidang Ekobang Setkab Tanggamus FB Karjioyono itu untuk mempelajari program-program Pemkab Sragen dalam hal pengentasan kemiskinan.

Turut mendampingi Karjiyono, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Hendra Wijaya, perwakilan dinas sosial (Disos) Dinas PMD, sekretaris camat (Sekcam) dan Kasi Kesmas di 20 kecamatan.

Rombongan Pemkab Tanggamus tersebut disambut, jajaran Pemkab Sragen yang terdiri dari Asisten I Indah Haryani, Asisten II Suharto, Asisten III Simon Nugroho dan Kepala UPT – PK Nunuk Sri Rejeki.

Dalam sambutannya, FB. Karjiyono mengatakan, kunjungan ke Sragen untuk mempelajari dan menggali informasi mengenai penanggulangan kemiskinan, mengingat Sragen mempunyai prestasi dalam hal pengentasan kemiskinan.

“Kunjungan ini juga merupakan bentuk sinergitas antar TKPK sekaligus pembelajaran  untuk dapat di terapkan di Kabupaten Tanggamus,” kata Karjiyono.

Asisten I Setkab Sragen, Indah Haryani mewakili Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menjelaskan bahwa Kabupaten Sragen sudah berusia 272 tahun dan akan berulangtahun tanggal 27 Mei 2018 mendatang dengan jumlah penduduk 987 ribu jiwa.

“Kabupaten Sragen memiliki luas wilayah  94.155 hektar (ha) terdiri dari 20 kecamatan, 208 desa/kelurahan dan sebagian  besar mata pencarian penduduknya sebagai petani, ” kata Indah.

Sementara itu, Kepala Bappeda Tanggamus Hendra Wijaya Mega mengatakan, Pemkab Sragen menyambut baik kedatangan TKPK Kabupaten Tanggamus, kunjungan tersebut lanjut Hendra direncanakan sampai Jumat (26/4) dengan mengunjungi kantor UPT-PK untuk melihat pelayanan publik, mengunjungi kecamatan Ngampral yang menerapkan aplikasi Paten dan mengunjungi Desa Pilangsari dengan aplikasi Padma. ” Semua kecamatan dan desa di Sragen sudah menggunakan aplikasi online, ” ujar Hendra.

Dijelaskan Hendra,  berdasar keterangan yang disampaikan Kabid Sosbud, Bappeda Sragen Tri Mulyono,  Kabupaten Sragen memiliki berbagai program dan terobosan untuk mengentaskan kemiskinan salah satunya memajukan dunia pendidikan dengan beasiswa 12 jt/tahun dan mengalokasikan dana Desa untuk membantu pengentasan kemiskinan serta membentuk Unit Pelaksana Teknis Pengentasan Kemiskinan (UPT-PK) dengan payung hukum Perbup No 2 tahun 2012.

“Karena itulah, kami dari Pemkab Tanggamus berkunjung ke Sragen untuk menimba ilmu dalam hal pengentasan kemiskinan. Kabupaten Sragen juga dikomendasikan TKPK Pusat dan sudah diakui dunia dengan mendapatkan penghargaan terbaik ke 2 dari perserikatan bangsa-bangsa (PBB) dan juga secara teori kita sudah ketinggalan 7 tahun karena Sragen sudah memulainya sejak tahun 2012,” terang Hendra.

Ia berharap seluruh peserta Tim TKPK Kabupaten Tanggamus bisa memanfaatkan kunjungan ini dengan  menyerap ilmu dan berbagi pengalaman UPT-PK yang dapat diterapkan oleh masing-masing kecamatan di Kabupaten Tanggamus.

“Sinergitas dan pembelajaran program-program yang ada di Pemkab Sragen untuk dapat diterapkan di Tanggamus. Harapannya ditahun mendatang jika sudah diterapkan bisa menjadi tulang punggung alidasi data pengentasan kemiskinan, “pungkas Hendra.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here