Momentum Isra Mikraj, Dandim Ajak Tingkatkan Ketaqwaan

337
PERINGATI ISRA MIRAJ: Dandim 0424 Tanggamus, Letkol Arh. Anang Hasto Utomo menghadiri peringatan Isra Mikraj di Aula Jenderal Sudirman, Rabu (25/4). Dalam kesempatan itu, Anang mengajak prajurit Kodim 0424 untuk terus tingkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. FOTO IST

KOTAAGUNG — Peringatan Isra Mikraj hendaknya menjadi pedoman bagi setiap pribadi khususnya prajurit TNI AD Komando Distrik Mikiter (Kodiim) 0424 untuk lebih meningkatkan ketaqwaan pada Allah SWT.  Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0424 Letkol Arh. Anang Hasto Utomo pada saat peringatan Isra Mikraj di Aula Jenderal Sudirman,makodim setempat, Rabu (25/4).

Dikatakan Dandim, bahwa hendaknya peringatan Isra Mikraj jangan hanya dijadikan rutintas saja, namun dijadikan pedoman, salah satu  pedoman untuk meningkatkan ketaqwaaan kepada Allah SWT seperti salat lima waktu seperti yang diperintahkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW untuk dijalankan seluruh umatnya.

“Karena salat merupakan tiang agama yang bisa membuat kehidupan sehari hari kita semakin baik. Jadikan salat sebagai kewajiban dan kebutuhan. Salat juga sebagai bukti syukur seorang muslim,” ujar Anang.

Sementara itu dalam ceramahnya Ustad KH. Mutoyib menyampaikan, Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa perjalanan Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam dari Makkah menuju Baitul Maqdis (Al Aqsa) di Palestina yang disebut dengan Isra’. Dan dari Baitul Maqdis (Masjidil Aqsa) menuju langit ke Sidratul Muntaha yang disebut dengan Mi’raj.

“Peristiwa Isra’ dan Mi’raj merupakan salah satu mukjizat Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alaihi Wasallam. Kapan kepastian terjadinya peristiwa Isra’ Mi’raj tidak disebutkan dalam hadits-hadits shahih, sehingga terdapat perbedaan diantara ulama tentang kapan hari, bulan dan tahun terjadinya peristiwa Isra,”ujarnya.

Sedangkan pendapat lainnya dari  beberapa pendapat ulama tentang waktu terjadinya peristiwa Isra’ Miraj antara lain, menurutnya Isra’ dan Mi’raj terjadi di tahun pertama ketika beliau diangkat sebagai Nabi, pendapat lainnya Isra’ dan Mi’raj terjadi lima tahun setelah Nabi Muhammad diutus sebagai Nabi.

” Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa perjalanan Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam dari Makkah menuju Baitul Maqdis (Al Aqsa) di Palestina yang disebut dengan Isra’. Dan dari Baitul Maqdis (Masjidil Aqsa) menuju langit ke Sidratul Muntaha yang disebut dengan Mi’raj. Peristiwa Isra’ dan Mi’raj merupakan salah satu mukjizat Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alaihi Wasallam,”tandasnya.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasdim 0424 Tanggamus Mayor Inf Suhada Erwin, Pasilog, Pasiintel, Danramil sert anggota Jajaran Kodim 0424 Tanggamus dan Perwakilan Ibu-Ibu persit cabang Kodim 0424/Tanggamus.(iqb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here