Tim Sam-Ni Tangkap Tangan Perusak APK

492

KOTAAGUNG — Tim pendukung calon bupati dan wakil Bupati Tanggamus nomor urut dua (2) Hi. Samsul Hadi-Nuzul Irsan (Sam-Ni) menangkap tangan tiga orang yang diduga pencopot dan perusak alat peraga kampanye (APK) di Kecamatan Sumberejo, kemarin (14/4) sekitar pukul 23.00 WIB.

Menurut tim pemenangan Sam-Ni, Irwandi Suralaga, kejadian tersebut bermula ketika tim pemenangan Sam-Ni selesai melakukan pemasangan APK dibeberapa titik wilayah Kecamatan Sumberejo. Namun, setelah pemasangan selesai rombongan Tim Sam-Ni melihat APK yang baru saja mereka pasang sudah tidak ada.

“Semula kita pikir APK itu roboh karena tertiup angin, tapi setelah dicek lebih dekat ternyata APK yang baru saja di pasang itu hilang,”ujarnya.

Lantas tim mulai melakukan pengintaian, benar saja tidak jauh dari lokasi ,tim Sam-Ni melihat ada dua orang yang mengendarai sepeda motor dan terlihat membawa benda seperti APK yang baru saja hilang.

“Jadi tim menangkap dua orang laki-laki yang diketahui adalah Sun dan Edi warga Pekon Tegal Binangun. Sementara dari tangan kedua warga ini didapati juga barang bukti berupa APK gambar Sam-Ni,” ungkap Irwandi.

Kemudian lanjut Irwandi Surlaga, oleh tim keduanya dibawa ke kediaman calon wakil bupati Tanggamus, Nuzul Irsan, Keduanya mengaku diperintahkan oleh oknum kepala pekon berinisial SN. Tidak lama setelah kedua warga berada dikediaman Nuzul Irsan, SN oknum kepala pekon juga datang bersama tim Sam-Ni lainnya. Pada Minggu (15/4) dini hari ketiganya diserahkan ke Polres Tanggamus.”Kedua orang perusak APK berikut kepala pekon sudah kita laporkan ke Panwaskab dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) untuk diproses lebih lanjut,”ujarnya.

Sementara, calon wakil bupati Tanggamus, Nuzul Irsan mengakui jika tim Sam-ni telah menangkap tangan dua orang warga dan kepala pekon yang diduga telah merusak APK. Ketiganya saat ini sudah diserahkan ke Polres Tanggamus untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.”Ketiga warga itu sudah kita serahkan ke polres agar diproses sesuai aturan yang berlaku,”katanya.

Nuzul juga menyayangkan, seharunya tindakan perusak APK itu tidak terjadi. Terlepas dari masalah ini, Nuzul mengajak simpatisan dan pendukung Sam-Ni agar tetap menjaga ketertiban dan situasi kondusif menjelang Pilkada.”Ke semua tim, saya mengajak agar kita berkampanye secara santun dan tidak melakukan tindakan yang bisa merugikan salah satu calon,”tutupnya.

Terpisah, Ketua Panwaslu Kabupaten Tanggamus, Dedi Fernando membenarkan adanya laporan dari tim Sam-Ni mengenai perusakan APK.”Ya, benar, sudah kita terima laporannya, ada tiga orang, salah satunya oknum kepala pekon. Adapun langkah kita yakni memanggil saksi-saksi dan mengecek bukti APK yang diduga dirusak itu,” katanya.(Zep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here