Dispora Gelar KMD Dan KML Bagi Pelatih Pramuka

365
SERAHKAN BENDERA : Asisten Bidang Administrasi Setdakab Tanggamus Firman Ranie menyerahkan bendera sebagai salah seorang pelatih saat membuka KMD dan KML yang diikuti seluruh pelatih dan pembina Pramuka di 20 kecamatan.(Foto Rio Aldipo)

GISTING – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tanggamus mengadakan Kursus Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjutan (KML) bagi pelatih dan pembina Pramuka yang ada di 20 kecamatan.

Kegiatan pembukaan KMD dan KML yang berlangsung di Aula Hotel Gisting, Tanggamus, Senin (9/4) itu dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi Setdakab Tanggamus Hi. Firman Ranie, turut mendampingi Firman Ranie, kepala Dispora Tanggamus Rizal Pahlevi, pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Tanggamus Gandung Hartadi dan Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Cabang Bina Jejama Kwarcab Pramuka Tanggamus Darlik.

Ketua Panitia Kegiatan, Agus Setiawan dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dilakukannya KMD dan KML adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan kepramukaan di gugus depan, sebab peranan pembina Pramuka sangatlah penting,sehingga  para pembina Pramika perlu selalu meningkatkan kemampuan dan keterampilannya.

“Kegiatan KMD dan KML Penggalang ini dilaksanakan dari tanggal 9-14 April 2018 bertempat dilapangan Landsbaw Gisting. Adapun jumlah pesertanya sebanyak 40 orang, dengan rincian 20 peserta KMD dan 20 peserta KML, “ujar Agus.

Sementara, Pj Bupati Tanggamus Zainal Abidin dalam sambutannya yang diwakili Firman Ranie mengatakan, pendidikan kepramukaan adalah merupakan proses pembentukan kepribadian kecakapan hidup dan melalui Pramuka dengan penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan berisi keterpaduan proses pengembangan nilai sikap Bagaimana diamanatkan oleh Permendikbud RI nomor 63 tahun 2014 tentang pendidikan kepramukaan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah sebagai upaya pengetahuan dan wawasan pembina Pramuka dalam membina peserta didik agar tercapainya tujuan gerakan Pramuka.

“Maka dari itu diperlukan pendidikan dan latihan khusus untuk meningkatkan kualitas dan kualitas sehingga dapat mengerti dan memahami serta ikut memiliki gerakan Pramuka sehingga sadar secara sukarela dapat membantu baik moril maupun materil terhadap pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di dalam gerakan Pramuka”ujar Firman Ranie.

Firman berharap peserta kursus untuk bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan. “Dan saya menekankan kepada pelatih khusus dalam memberikan materi sesuai dengan keperluan bagi pendidikan kepramukaan dengan lebih mengedepankan konsep di lapangan praktek daripada teori dan meningkatkan keterampilan pelatihan,” pungkasnya.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here