Diterjang Banjir, Jembatan Tanjungjati Putus, Warga Terisolir

507
JEMBATAN PUTUS : Jembatan Tanjungjati, Kecamatan Kotaagung Timur putus akibat diterjang banjir pada Selasa (3/4) Malam.(Foto Uji Mashudi)

KOTAAGUNGTIMUR – Sebuah jembatan di Pekon Tanjungjati, Kecamatan Kotaagung Timur putus akibat diterjang banjir, Selasa (3/4) malam.

Menurut salah seorang warga setempat Roni, banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kotaagung Timur sejak sore hingga pagi hari itu selain merusak jembatan, juga menyebabkan ratusan warga di DusunĀ IIĀ terisolir.

“Putusnya jembatan ini membuat kami terisolir, sebab jembatan ini merupakan satu-satunya akses kami untuk keluar masuk dusun, ” ungkapnya.

Saat ini, kata dia, untuk keluar masuk dusun warga terpaksa harus menyeberangi sungai dengan aliran air yang cukup deras.”Kami kasihan dengan anak sekolah, mereka terpaksa harus turun dan menyebrangi sungai untuk menuju ke sekolah. Namun jika debit air sungai tinggi, mereka terpaksa tidak sekolah karena tidak bisa lewat sungai, ” ujar Roni.

Kepala Pekon Tanjungjati Syahril mengatakan, jembatan tersebut putus akibat diterjang banjir pada Selasa (3/4) Malam sekitar Pukul 20.10 wib.”Sekarang jalan menuju jembatan ditutup, karena kalau tidak ditutup takut ada warga yang tidak tahu dan bisa labas ke sungai, ” katanya.

Dijelaksannya, bahwa pihak pekon sebelumnya sudah sering mengajukan ke dinas terkait agar jembatan tersebut bisa segera dibangun, dengan posisi jembatan lebih tinggi. Sebab menurutnya, lokasi jembatan yang putus saat ini berada di dataran rendah dan membahayakan, karena kondisi jalan menuju jembatan yang menurun curam serta berkelok-kelok.

“Kita sudah sering usulkan ke dinas terkait. Bahkan melalui media massa juga, tapi sampai sekarang belum juga direalisasikan, ” ungkap Syahril.

Sementara itu, kemarin (4/4) pagi, Anggota DPRD Tanggamus Daerah Pemilihan (Dapil) II Relawati didampingi Camat Kotaagung Timur Hamzani meninjau lokasi jembatan Tanjungjati yang putus akibat diterjang banjir.

Disela-sela kunjungannya, Relawati kepada Radar Tanggamus mengatakan bahwa jembatan ini merupakan akses vital bagi masyarakat dibeberapa pekon.

“Jembatan ini bukan hanya dilalui oleh warga Tanjungjati saja, tetapi juga warga pekon lainnya seperti Pekon Menggala, Kampungbaru, Batukeramat dan Gisting. Karena mereka rata-rata punya kebun di Tanjungjati, ” ujar Anggota DPRD Tanggamus Fraksi PKS itu.

Ia berharap agar Pemkab Tanggamus dapat mengupayakan pembangunan jembatan permanen, dengan posisi yang lebih tinggi. Agar masyarakat tidak khawatir lagi akan masuk jurang akibat kondisi jalan yang berkelok-kelok serta menurun curam.

“Saya berharap Pemkab dapat segera membangun jembatan darurat, agar warga dapat kembali beraktivitas. Dan selanjutnya, saya juga berharap Pemkab juga dapat merealisasikan pembangunan jembatan permanen dengan posisi yang lebih tinggi,” harapnya.

Terpisah, Camat Kotaagung Timur Hamzani mengaku, pihaknya sudah sering mengusulkan pembangunan jembatan Tanjungjati ini ke Pemkab Tanggamus. Bahkan kata dia, jembatan Tanjungjati menjadi yang pertama yang diusulkan pihak kecamatan saat Musrenbang. “Kita selalu usulkan pembangunan jembatan ini, tapi entah kenapa sampai sekarang belum juga direalisasikan,” katanya.

Ia juga berharap agar Pemkab Tanggamus dapat mengupayakan pembangunan jembatan permanen di Pekon Tanjungjati, guna memudahkan akses warga sekaligus mencegah munculnya korban jiwa.

“Ya, saya juga mengharapkan hal yang sama seperti yang diharapkan masyarakat, Kepala Pekon maupun Anggota Dewan yakni berharap jembatan ini segera dibangun, dengan posisi yang lebih tinggi. Karena kalau dibangunnya di tempat jembatan yang lama sama daja bohong, karena pasti akan kembali menimbulkan korban, ” tukasnya. (uji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here