Hati-Hati, Ada Lubang Menganga di Jalinbar

44
LUBANG MENGANGA: Sejumlah titik jalan di Jalinbar Pekon Terbaya, Kecamatan Kotaagung, kondisi berlubang akibat terkikis air saluran drainase. Warga setempat memasang rambu peringatan darurat guna mencegah terjadinya korban akibat jalan berlubang. (Foto Uji Mashudi)

KOTAAGUNG – Sejumlah titik ruas jalan lintas barat (Jalinbar) di Pekon Terbaya, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus kondisinya berlubang menganga akibat terkikis air saluran drainase.

Pantauan Radar Tanggamus, terdapat sedikitnya tiga titik jalan dengan kondisi lubang menganga di jalan tersebut. Masing-masing diameter lubang berkisar antara 30-100 centimeter.

Selain membuat jalan berlubang, kondisi saluran drainase yang diduga sudah pada rusak itu juga mengakibatkan sejumlah trotoar yang berada di jalan tersebut amblas.

Warga setempat, Sanusi mengatakan, kondisi jalan dengan kondisi lubang menganga tersebut sudah berlangsung cukup lama. Meski jalan tersebut merupakan jalan nasional dan sering dilalui oleh pejabat daerah, namun hingga kini belum juga ada upaya perbaikan yang dilakukan oleh pemerintah.

“Setahu saya jalan ini sudah lebih dari setahun dibiarkan berlubang. Dan sampai sekarang pun belum juga diperbaiki, ” katanya, kemarin (1/4).

Menurutnya, kondisi jalan tersebut bisa membahayakan pengendara. Terlebih, diameter lubang cukup besar dengan kedalaman mencapai 1,5 meter. Guna mencegah munculnya korban akibat jalan berlubang tersebut, warga sekitar memasang rambu darurat yang terbuat dari tumpukan batu maupun kayu.

“Ya, paling dipasang alat seadanya seperti batu dan kayu, supaya pengendara tidak melewati jalan yang berlubang, ” ujar Nusi.

Pria yang juga merupakan Tokoh Masyarakat di Pekon Terbaya ini berharap pemerintah dapat segera memperbaiki ruas jalan tersebut. Pasalnya jika terus dibiarkan kerusakannya akan bertambah parah, selain itu juga bisa membahayakan pengguna jalan yang melintas.

“Harapan kami supaya jalan ini bisa segera diperbaiki, karena kondisinya sudah mengkhawatirkan, ” ungkapnya.

Senada dikatakan warga lainnya, Wahid. Menurutnya, kondisi jalan yang berlubang tersebut semestinya menjadi perhatian lebih bagi pemerintah daerah. Mengingat jalan tersebut merupakan jalan lintas antar kabupaten dan padat lalulintas.

“Semakin lama lubang jalan ini semakin besar. Dan pemerintah juga semestinya gerak cepat agar jalan itu bisa segera diperbaiki. Jangan seolah tutup mata. Dan jangan nunggu ada korban jiwa dulu baru diperbaiki, ” tukasnya.(uji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here