SSB Adiluih FC Juara Kompetisi Disporapar

434
Sekretaris Disporapar Pringsewu Yanwir.HK menyerahkan piala kepada para juara Kompetisi SSB U-12

PRINGSEWU-Sekolah Sepak Bola Usia Dini (SSB U-12) Adiluih FC juara pertama pada laga final melawan SSB Tunas Mandiri Rejosari Pringsewu dengan skor 1-0. Pada kompetisi SSB U-12 yang digelar oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar)  Kabupaten Pringsewu, berlangsung Minggu (25/3) sore.

Sedang juara ketiga SSB Bandung Baru dan peringkat keempat SSB Polsek Gadingrejo dari 12 SSB se-Kabupaten Pringsewu. Kompetisi berlangsung seminggu sejak Senin-Minggu (19-25/3) dilapangan Sepak Bola Podorejo, Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu.

Menurut Kasi Sarana dan prasaran Olahraga pada Disporapar Prinsewu Sri Rezeki. SE, pada kompetisi U-12  diambil juara 1 hingga 4, mereka akan mendapatkan piagam dan tropi serta dana pembinaan kusus juara 1 hingga 3 saja.”Program selanjutnya bagi juara kompetisi SSB U-12 ini, mendatang akan diadu tanding  ke tingkat provinsi Lampung. Tetapi pemainnya digabung dari Club SSB lain yang dinilai berbakat berdasarkan pengamatan dari pihak pembina,”jelasnya.

Sedang pertandingan di lapangan berukuran 40×20 meter setiap sore menggunakan sistim gugur dengan pemain yang turunkan hanya delapan orang dari 12 pemain yang disiapkan clubnya. Menggunakan waktu 30 menit (2×15 menit) dan istirahat 5 menit.”Untuk menjaga netralitas pertandingan, kami menggunakan wasit dan hakim garis yang  berlisensi PSSI,” imbuh Sri Rezeki dilokasi lapangan.

Pada penutupan kompetisi SSB Usia Dini (U-12) sekaligus pembagian piala, Minggu (25/3) Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Pringsewu Yanwir HK  mewakili Kadis Samsir Kasyim menuturkan ajang ini juga dalam rangkaian memeriahkan HUT ke-9 Kabupaten Prongsewu.

Dia mengharapkan kompetis tersebut dapat melahirkan bibit-bibit pesepak bola dari tingkat pekon (desa) dan kecamatan yang mempunyai potensi dan talenta guna mewakili dan membawa harum nama Kabupaten Pringsewu dikancah regional dan provinsi bahkan bisa sampai ke tingkat nasional hingga internasional. “Jadi jika akan bertanding kita tidak perlu pinjam pemain dari kabupaten lain. Sebab stok di Pringsewu sudah banyak,” ungkapnya.

Sekretaris Disporapar menuturkan, setelah ajang kompetisi SSB U-12 ditingkat kabupaten ini, selanjutnya akan berlanjut di kompetisi SSB U-12 tingkat Provinsi Lampung pada Juli 2018 mendatang.”Semoga atlit sepak bola usia dini U-12 asal Kabupaten Pringsewu dapat meraih prestasi. Maka harus rajin berlatih dan pembinaan secara berkala,” pinta Yanwir HK.

Dia menambahkan, ajang kompetisi SSB U-12 tahun 2018 merupakan program dari Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). “Juga sesuai UU Nomor 3 tahun 2005 tentang sistem olah raga nasional yang artinya  pemerintah dan juga instansi terkait/insan-insan warga berkewajiban melakukan pembinanan dan kompetisi olah raga yang berjenjang dan berkelanjutan,”tutupnya.

Sementara menurut Agus Bola selaku pembina sepak bola usia dini di Kabupaten Pringsewu mengungkapkan,  pada pengamatannya di kompetisi U-12 itu sudah terlihat calon-calon pemain berbakat. Bahkan pihaknya berencana akan melakukan uji coba untuk mengikuti pertandingan pada kompetisi U-12 di Kota Gajah, Lampung Tengah yang akan diikuti16 club se-Lampung pada 15 April mendatang, namun terkendala dana dan sponsor.

“Maka saya minta perhatian kepada Pemerintah Daerah Pringsewu dan pihak-pihak terkait untuk dapat mendukung dan memfasilitasinya. Sebab ini demi nama baik Kabupaten Pringsewu,” ungkap Agus Bola yang sudah puluhan tahun melakukan pembinaan sepak bola pada usia dini.(mul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here