IIBF Pringsewu Bahas Bisnis Sesuai Tuntunan Islam  

208

PRINGSEWU – Komunitas Indonesia Islamic Business Forum (IIBF) Pringsewu menyelenggarakan kopi darat (kopdar) di Hotel Urban Style, Sabtu (24/3) kemarin. Kopdar diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai pekon di Bumi Jejama Secancanan, bahkan sampai beberapa daerah lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Adiansyah  selaku pemateri yang juga Pembina IIBF Lampung menyampaikan materi terkait cara berbisnis sesuai dengan tuntunan agama Islam. Dia juga menceritakan jatuh bangun dirinya dalam merintis usaha, mulai dari berjualan kemplang dan saat ini memiliki banyak usaha.

Menurutnya, ada 4 pilar dalam bisnis sesuai dengan hukum Islam. Pertama, asas bisnis, Aqidah islam ghoyatul ghoyah, amaliyah bisnis, terikat dengan hukum syariat, Qimah bisnis, qimah madiyah (nilai materi) dan sunah bisnis yang terikat dengan sunatulloh.

Adiansyah juga mengajak umat Islam di Indonesia untuk membangkitkan potensinya di bidang ekonomi. Dengan kesadaran itu maka umat Islam di Indonesia tidak hanya menjadi sasaran pasar tetapi mampu menjadi pelaku dan memainkan peran ekonomi yang lebih strategis lagi.

“Hari ini kita harus bangun harus bangkit untuk tidak membiarkan bangsa Indonesia terpuruk. Kita sebagai umat Islam terbesar di dunia membangun agama,  membangun bangsa. Beli Indonesia beli produk muslim. Menyatukan demi kepentingan agama dan bangsa saat ini,” ajaknya

Sementara itu, Ketua IIBF Pringsewu Harsono mengatakan bahwa IIBF merupakan komunitas bisnis yang dimotori Heppy Trenggono dan tersebar di berbagai pelosok tanah air. IIBF memiliki misi besar yaitu berkomitmen untuk melahirkan sejuta pengusaha muslim baru pada tahun 2020.

“Bapak Heppy Trenggono sejak awal memelopori berdirinya IIBF, ia bercita-cita membangun kejayaan bangsa, dengan menciptakan para pengusaha yang berbisnis sebagaimana pebisnis kelas dunia dan berperilaku sebagaimana Muslim yang bertakwa,” pungkasnya.(arf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here