Pemerintah Terus Promosikan Wisata di Tanggamus

457
UNJUK KEMAMPUAN: Salah satu peserta ajang Muli Mekhanai saat uji persentasi dalam test wawancara dan tertulis yang dilaksanakan di Dispar Tanggamus. Adapun jumlah peserta yang ikut dalam ajang tersebut sebanyak 81 orang yang berasal dari berbagai pekon di 20 Kecamatan. FOTO: HANIBAL BATMAN

KOTAAGUNG – Dinas Pariwisata Tanggamus terus bergeliat mempromosikan kekayaan wisata yang ada di Kabupaten Begawi Jejama ini. Metode itu dilakukan dengan cara membentuk Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang di dalamnya merekrut generasi muda.

Hal ini tentunya merupakan langkah yang positif, bukan hanya bisa menjadi wadah promosi wisata, juga mengurangi angka pengangguran yang berdampak pada minimnya pelaku kriminalitas.

Kepala Dinas Pariwisata Tanggamus Hj. Retno Noviana Damayanti baru-baru mengatakan, saat ini, sekitar ada 12 Pokdarwis yang sudah dibentuk. Mereka ini tersebar di beberapa kecamatan. Para pokdarwis ini nantinya bertanggung jawab untuk dalam hal pengembangan pariwisata, terutama tingkat keamanannya.

“Pokdarwis masalah pengelolaan, tapi kalau fasilitas atau sarana tetap kita yang akan mengupayakan,” katanya.

Setiap wisata sebenarnya bisa dibentuk Pokdarwis, caranya buat struktur kepengerusan serta nama potensi lokasi wisata yang ada di daerahnya masing-masing. Kemudian, ajukan kepada Dinas Pariwisata Tanggamus. Setelah itu, tim akan turun kelokasi guna memastikan.

“Karena dengan terbentuknya Pokdarwis maka wisata itu akan mudah cepat terkenal,”terangnya.

Mantan Sekretaris PU Tanggamus menambahkan, saat ini Tanggamus memiliki 26 wisata air terjun. Kemungkinan bisa saja lebih, karena baru bisa menjamah di angka tersebut. Kedepannya, akan terus melakukan kunjungan di berbagai wisata alam, apapun itu. Ini semua untuk mempromosikan keindahan surgawi alam Tanggamus.

“Promosi gak kurang-kurang. Kita tetap eksplore sendiri. Meski keadaan anggaran terbatas,”jelasnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, jika diteliti satu persatu sebenarnya setiap kecamatan hampir memiliki potensi wisata, baik itu pantai maupun air terjun, hanya saja selama ini pengelolaannya belum dilakukan secara maksimal.

Padahal, jika wisata itu dirawat dibangun fasilitas sesuai dengan keinginan pengunjung maka bisa dipastikan setiap tahun pengunjung akan berduyun-duyun ke Tanggamus.

“Tidak bisa sekaligus, semua harus pelan-pelan saya yakin lambat laut semua wisata akan terkelola secara maksimal,”tutupnya.(zep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here