81 Peserta Muli Mekhanai Ikuti Tes Tertulis dan Wawancara

529

KOTAAGUNG — Peserta Muli Mekhanai Kabupaten Tanggamus 2018 mengikuti test tertulis dan wawancara di Dinas Pariwisata (Dispar) setempat, Kamis (22/3). Peserta yang ikut merupakan remaja putra/putri yang berasal dari berbagai kecamatan.

Kepala Dispar Tanggamus, Retno Noviana Damayanti mengatakan, peserta yang ikut test pemilihan Muli Mekhanai tahun ini sebanyak 81 peserta. Disesi awal, peserta harus mengikuti tes tertulis serta mengeksplor pengetahuan yang dimiliki dihadapan dewan juri dengan harapan kedepan pengalaman dari peserta dapat dijadikan bekal untuk mempromosikan Tanggamus ke level provinsi hingga nasional.

“Ajang ini adalah upaya dari dispar, untuk mengetahui pengalaman dan pengetahuan dari Muli dan Mekhanai dari Tanggamus, dan hari ini dilaksanakan tes tertulis dan wawancara, dan hasilnya akan diumumkan Selasa depan melalui akun Instagram Majestic Tanggamus,”kata Retno, Kamis (22/3).

Ia menambahkan, dari 81 peserta tersebut nantinya akan mengerucut menjadi 24 peserta yang terdiri dari laki-laki dan perempuan, yang selanjutnya 24 peserta tersebut akan dibekali dengan pengetahuan oleh panitia melalui karantina selama tiga hari, untuk selanjutnya pada tanggal 4 April akan memasuki tahap akhir yakni grand final di gedung serba guna (GSG) Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting.

“Dalam grand final nanti, dipastikan yang lolos adalah peserta yang memang memiliki kemampuan dan pengalaman yang mumpuni, karena melibatkan dewan juri yang handal dan berpengalaman baik itu dari Provinsi dan Miss pemegang lisensi Putri Indonesia serta rencananya akan dihadiri Putri Indonesia 2018 Shafira Bella Sukma,”terangnya.

Sementara itu Angga Syahputra peserta asal Sumberejo mengatakan motivasi dirinya ikut dalam ajang Muli Mekhanai adalah agar supaya bisa ikut berpartisipasi mempromisikan pariwisata yang ada di Tanggamus, terlebih dirinya memang lahir dan dibesarkan di Pekon Margosari, Sumberejo Tanggamus, sehingga ia mempunyai andil untuk mengenalkan wisata agar diketahui oleh masyarakat luas, layaknya objek wisata di daerah lainnya.

“Terlebih saya memang sering ikut event seperti ini, dan sejauh ini prestasinya adalah pernah masuk 10 besar dalam ajang yang sama tetapi bukan di Tanggamus, dan pengalaman saya pernah menjadi pemandu wisata juga akan saya terapkan, terlebih jika saya lolos nanti,”tandasnya.(iqb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here