Pemkab Upayakan BPJS Agar Nova Bisa Dirujuk

860

KOTAAGUNG — Pemkab Tanggamus menaruh perhatian kepada Nova Yustasari (10) bocah asal Dusun Lamuran Pekon Teratas Kecamatan Kotaagung yang menderita Lipoma. Demi kesembuhan Nova, pemkab berniat untuk merujuknya ke rumah sakit untuk diberikan penanganan medis.

Kabar mengenai Nova yang menderita Lipoma ini sendiri sudah diketahui oleh Pj Bupati Tanggamus Ir.Zainal Abidin,M.T, menurut Zainal, pemkab melalui Diskes sudah berkoordinasi untuk penanganan Nova.

“Saya bersama diskes akan mengecek kondisi Nova apakah dapat ditangani di RSUD Batin Mangunang atau dirujuk ke rumah sakit lain, syukur kalau bisa dirujuk di RSUD Batin Mangunang, kalaupun tidak bisa akan kita upayakan untuk dirujuk ke rumah sakit lain, termasuk untuk BPJS akan kita upayakan apalagi dari keluarga yang tidak mampu,” kata Zainal, kemarin.

Diberitakan sebelumnya, Nova Yustasari (10) yang merupakan puteri dari pasangan Jumani dan Rumsanah mengalami benjolan dibetis kananya, berdasarkan hasil penelitian dari tim medis Nova mengalami Lipoma. Pihak keluarga sendiri mengatakan benjolan tersebut muncul sejak tiga tahun dan dari waktu-kewaktu kian membesar.

“Memang Ia tidak mengeluh sakit, akan tetapi ketika ia sedang berangkat maupun pulang sekolah, sering istirahat dijalan karena pegal yang dirasakannya dibagian betis, dan ia sering ditinggal oleh teman-temannya ketika pulang sekolah, anak yang lain tiba dirumah Jam 12.00 sedangkan ia jam 13.00 lebih baru tiba dirumah,”kata Jumani Ayahanda Nova.

Kondisi yang dialami Nova ini, membuat Jumani beserta istri khawatir, terjadi apa-apa dengan anaknya saat pergi atau pulang sekolah yang memakan waktu perjalanan berjam-jam, bahkan Nova sering tidak sekolah dan lebih memilih berdiam diri dirumah karena kakinya pegal.

“Warga sering menjumpai Nova duduk sendirian ditengah kebun,karena akses menuju ke sekolah memang lewat perkebunan, syukur kalau ada motor yang lewat,sehingga ia bisa nebeng untuk pulang kerumah,  itu yang membuat saya dan ibunya khawatir takut terjadi apa-apa dijalan,” ujar Jumani lirih.

Berbagai upaya lanjut Jumani, sudah dilakukan untuk kesembuhan Nova, mulai dari pengobatan tradisional hingga dirujuk ke salah satu tenaga medis di Kotaagung akan tetapi belum juga ada perubahan.  Dan berdasarkan hasil pemeriksaan salah satu tenaga medis di Kotaagung bahwa benjolan tersebut adalah tumor dan Nova disarankan untuk dioperasi untuk mengangkat benjolan tersebut, karena di khawatirkan jika dibiarkan benjolan akan semakin membesar dan mengakibatkan kelumpuhan.

“Ya, saya hanya bergantung nasib saja, biaya untuk perobatan tidak ada, kartu kesehatan untuk rujuk ke rumah sakit juga tidak punya, kami hanya berharap ada pihak terkait yang peduli dengan kesembuhan anak kami,” kata Jumani penuh harap. (iqb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here