Pekon Sinar Mulya Dinilai

262

PRINGSEWU – Tim penilaian lomba desa dari Pemkab Pringsewu melakukan penilaian lomba desa di Pekon Sinar Mulya Kecamatan Banyumas, Kamis (8/3) kemarin. Lomba ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menilai perkembangan pembangunan yang berlangsung di pekon Sinar Mulya.

Membacakan sambutan tertulis, Bupati Pringsewu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hi. Zuhairi, mengatakan atas nama pemerintah Kabupaten Pringsewu memberikan apresiasi atau ucapan selamat kepada pekon – pekon yang terpilih mengikuti lomba pekon Tingkat Kabupaten Pringsewu tahun 2018 yang mana telah berhasil untuk mewakili dari masing-masing kecamatan.

“Pekon yang dipilih dalam lomba desa merupakan pekon yang paling dianggap maju serta cepat berkembang, sebagaimana hasil evaluasi dan perkembangan yang telah dilakukan tim penilai dari pemerintah Kabupaten Pringsewu. Maksud dilaksanakannya lomba pekon adalah untuk mengevaluasi sekaligus mendorong serta memberi motivasi kepada pemerintah daerah dengan pemerintah pekon beserta masyarakatnya,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Pekon Sinar Mulya Odih Warsono mengatakan bahwa sebelum mengikuti penilaian lomba desa telah dilakukan pembinaan pembinaan dari pihak kecamatan dalam menghadapi lomba desa tersebut. Dia mengaku, masyarakat Sinar Mulya menyambut baik adanya lomba desa ini.

Odih menjelaskan telah melakukan banyak persiapan dalam menghadapi lomba desa. Dimana, kata dia, setiap rumah ada tanaman obat keluarga (toga), kemudian telah melakukan pemasangan gapura pinggir jalan, patok lingkungan dan bersih – bersih lingkungan.

Selain fisik, Odih mengaku pihaknya juga membenahi non fisik. Meliputi, administrasi, pelayanan dan kelengkapan administrasi di masing-masing kepala urusan. Dirinya berharap kerja sama yang baik antara aparatur pekon dan masyarakat dalam mendukung kegiatan lomba desa.

Dikatakannya lomba desa adalah salah satu upaya untuk mendorong usaha pembangunan masyarakat atas dasar tekad dan kekuatan sendiri sekaligus meneliti dan menilai keberhasilan usaha-usaha masyarakat dalam pembangunan desa dan kelurahan selama satu tahun.

Kemudian untuk mengetahui kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh masyarakat di desa selama kurun waktu satu tahun dalam wujud peningkatan kualitas hidup ekonomi, sosial, budaya serta keamanan dan ketertiban. “Dan untuk menetapkan desa yang berprestasi dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat,” tutupnya.(arf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here