Akhirnya PDAM Perbaiki Kebocoran Pipa di Jalinbar

52
AKHIRNYA DIPERBAIKI : Petugas PDAM Way Agung, Tanggamus akhirnya memperbaiki kebocoran pipa di Jalinbar Pekon Terbaya, Kotaagung.Setelah pipa diperbaiki, petugas kemudian menambal lubang dengan coran semen. Foto: ANDRE

KOTAAGUNG – Petugas perusahaan air minum daerah (PDAM) Way Agung, Kabupaten Tanggamus sudah melakukan perbaikan pipa bocor yang membuat ruas jalinbar Pekon Terbaya tergenang air.

Perbaikan sendiri dilakukan Senin (5/2) lalu, dimana sebanyak enam petugas dari PDAM Kotaagung dikerahkan untuk mengatasi kebocoran pipa yang tertanam dibawah aspal.

Menurut petugas PDAM Kotaagung, Santo sebenenarnya PDAM sudah sejak lama ingin menggali pipa yang bocor dibawah aspal jalan itu, hanya saja surat pengajuan izin pembongkaran aspal yang ditujukan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tidak kunjung keluar.

“Sudah seminggu surat itu kita ajukan tapi tidak kunjung ada balasan dari PUPR,”katanya.

Ia melanjutkan, meski surat pemberitahuan mereka tidak kunjung keluar dari PU petugas PDAM berinisiatif membongkar aspal jalan itu. Mengingat jalan sudah tergenang dan mengancam kendaraan yang melintas khususnya roda dua. Mengingat lobang jalan sudah mengangah cukup besar.

“Kalau nunggu surat dari PU bisa-bisa akan ada korban jiwa, karena titik pipa yang pecah aspal jalanya sudah berlobang,”terang Santo.

Pantauan Radar Tanggamus, saat ini debit air yang mengenangi jalan sudah mulai berkurang. Ini dilakukan petugas untuk mengurangi genangan air yang tingginya sudah mencapai 20 centimeter. Pada pagi tadi, pipa yang pecah tersebut ditutup petugas dari PDAM kotaagung dengan menggunakan semen coran.”Sudah langsung kita cor dengan semen,”terangnya.

Begitu juga di lapangan kendaraan roda dua dan roda empat sudah bisa melewati kawasan tersebut tanpa rasa khawatir terjebak lobang di tengah-tengah jalan.

Diberitakan sebelumnya, ada beberapa titik pipa PDAM Way Agung di jalan Ir Hi. Juanda tepatnya di Pekon Terbaya pecah. Akibanya jalan menjadi tergenang bahkan membentuk lubang. Kondisi ini jika terus dibiarkan maka bisa mengancam para pengguna jalan khususnya kendaraan roda dua. (zep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here