Nuzul Irsan Siap Perjuangkan Usulan Warga Tampang Muda

590
PAPARKAN PROGRAM : Calon Wakil Bupati Tanggamus, Nuzul Irsan saat memaparkan sejumlah program prioritas apabila nantinya terpilih memimpin Tanggamus selama lima tahun kedepan. Salah satunya adalah pembangunan jalan tembus di Tampang Muda. Hal itu disampaikan Nuzul saat kampanye tatap muka dengan masyarakat Tampang Muda, Kecamatan Pematangsawa. Foto: Zepta Heryadi

PEMATANGSAWA – Calon wakil bupati Tanggamus nomor urut 2 Hi. Nuzul Irsan berjanji akan memperjuangkan pembangunan jalan tembus dari Pekon Waynipah menuju Tampang Muda, Kecamatan Pematangsawa apabila jika kelak terpilih menjadi wakil bupati Tanggamus mendampingi Hi.Samsul Hadi.

Selain, jalan tembus, pasangan calon (paslon) dengan akronim Sam-Ni ini juga menjanjikan pembangunan tower seluler, sehingga wilayah Kecamatan Pematangsawa tidak lagi terisolasi lantaran susah sinyal telekomunikasi.

“Catat ya, saya berjanji jika saya dan pak Samsul Hadi terpilih, setahun menjabat akan memperjuangkan jalan, tower dan penerangan menggunakan PLTS sesuai yang diusulkan masyarakat Pekon Tampang Muda,”ujar Nuzul Irsan ketika bersilaturahmi dengan warga di Pekon Tampang Muda, Sabtu (3/3).

Menurutnya, sebenarnya apa yang diusulkan masyarakat Pekon Tampang Muda ini bukan hal yang sulit, karena semua itu tergantung pemimpinnya. Sebab kata putra Bandar Negeri Semuong ini, salah satu memperjuangkan jalan sepanjang 53 kilo meter ini sebelumnya adalah dirinya, hanya saat itu terbentur oleh persoalan kontra antara pemerintah dengan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), mengingat jalan itu melintasi taman nasional atau hutan kawasan.

“Saya akan perjuangkan jalan itu, bagaimana pun masyarakat disini sudah bisa dilintasi oleh kendaraan roda empat,”jelasnya.

Mantan Anggota DPRD Tanggamus ini melanjutkan, cukup miris melihat kondisi masyarakat di Pekon Martanda, Tampang Muda, dan Tampang Tua. Sebab, pekon tersebut memiliki potensi pertanian yang begitu melimpah tapi tidak didukung oleh transportasi. Bisa dibayangkan bagaimana jika hasil bumi yang akan mereka jual ke Kotaagung itu kena air laut, tentu harganya akan turun.

“Kita upayakan agar kedepan masyarakat tidak lagi menjual hasil bumi ke kotaagung melalui perahu, akan tetapi melewati jalur darat,” terangnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Tampang Muda, Hamid mengaku, selama ini masyarakat di Tampang Muda, Tampang Tua dan Martanda khususnya merasa di anak tirikan, bagaimana tidak, meski negara ini sudah merdek namun masyarakat merasa belum merdeka, karena jangankan jalan, tower seluler dan jaringan listrik saja belum ada.

“Meski sudah gonta ganti pemimpin, kami selama ini hanya mendapatkan angin segar, karena realisasinya tidak ada. Untuk itu, kami berharap agar Nuzul Irsan benar-benar menepati janjinya,”kata Hamid.

Lebih jauh ia menjelaskan, selama ini masyarakat bukan tidak mengusulkan. Masyarakat merasa sudah bosan dengan mengajukan proposal, karena meski setiap tahun diusulkan tidak ada satupun yang terealisasi.”Ya, kami berharap agar apa yang disampaikan Calon Wakil Bupati benar-benar direalisasikan,”tutupnya.(zep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here