Ditinggal Kekebun, Satu Rumah Nyaris Ludes Terbakar

276
MASIH BISA DISELAMATKAN: Meski mengalami kerusakan berat di bagian tengah dan dapur, beruntung rumah bata merah milik Nadari (59) di Pekon Peleret, Kecamatan Kotaagung, masih bisa diselamatkan dari kobaran si jago merah. Foto: DOK DAMKAR KOTAAGUNG

KOTAAGUNG – Sebuah rumah milik Nadari (59) di Dusun Peleret Pekon Bantengjaya Kecamatan Kotaagung, Tangggamus nyaris ludes terbakar saat ditinggal menggergaji kayu di kebun.

Beruntung kobaran si jago merah tak sampai melahap rumah, namun bagian dapur dan ruang tengah rumah Nadari rusak cukup berat. Sementara diduga, titik api berasal dari dapur tempat korban merebus air.

Peristiwa mengejutkan itu terjadi Sabtu (3/3) sekitar pukul 11.00 WIB. Siang itu, korban mengakui merebus air di dapurnya. Namun diduga karena lupa sedang merebus air di dapur, korban melenggang meningalkan rumah menuju kebun untuk menggergaji kayu menggunakan chain saw. Sebenarnya kondisi rumah bukan tanpa penghuni, melainkan ada anak korban, Munawaroh (32).

Dia mengatakan, dirinya sedang asyik  menonton televisi, ketika kobaran si jago merah semakin membesar di bagian dapur. Merasakan ada yang aneh di dapur rumahnya, Munawaroh lantas melangkahkan kakinya ke belakang. Kaget bukan kepalang, rupanya si jago merah sedang berkobar hebat di dapur. Melihat itu, dia refleks berteriak meminta pertolongan.

“Iya saya teriak-teriak: kebakaraaann…!!! Kebakaraannnn…!!! Lalu beberapa tetangga datang dan membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Tapi karena apinya sudah terlalu besar, jadinya sulit banget dipadamkan. Dan malah merembet ke ruang tengah,” tutur Munawaroh seraya menyebutkan kobaran api dengan cepat melahap kasur dan lemari di ruang tengah.

Sementara Nadari membeberkan, dirinya sedang ngaso (istirahat) di kebun yang tak seberapa jauh dari rumahnya yang terbakar. Dia sempat mendengar anaknya (Munawaroh) menjerit kebakaran-kebakaran secara histeris. Lantas Nadari lari tunggang-langgang menuju rumahnya.

“Tapi apa boleh buat, api sudah semakin membesar. Langsung saya minta tolong tetangga untuk menghubungi Petugas Pemadam Kebakaran,” ungkap Nadari dengan nada lemas.

Salah seorang Petugas Damkar Pemkab Tanggamus Suhaidi yang ditemui usai upaya pemadaman mengatakan, sekitar pukul 10.45 WIB ada yang menghubungi Pos Damkar Kotaagung. Setelah menerima laporan dan lokasi kebakaran, timnya segera berangkat.

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan, bersama-sama dibantu warga juga. Berapa banyak kerugian material masih dalam pengecekan. Tapi yang pasti tidak ada korban luka atau jiwa dalam kebakaran di pekon ini,” tandas Suhaidi seraya menyebutkan titik api diduga berasal dari sebuah tungku di dapur.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here