Dewan Minta Pemkab Pasang LPJU dilingkungan Pekon

412
ilustrasi

WONOSOBO – Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus, Ahmadiyan, meminta Pemkab Tanggamus melalui dinas/instansi terkait agar dapat memasang lampu penerangan jalan umum (LPJU) di wilayah pekon.

Menurut Ahmadian, kondisi jalan pekon di Kabupaten Tanggamus, khususnya diwilayah Kecamatan Wonosobo masih minim penerangan, sehingga bisa memicu terjadinya tindak kejahatan maupun kecelakaan lalulintas.

“Nah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan itu perlu adanya pemasangan LPJU. Agar masyarakat yang melintas bisa merasa lebih nyaman dan aman, ” kata Ahmadiyan, kemarin (1/3)

Anggota Komisi III DPRD Tanggamus ini mengaku, belakangan ini memang banyak pengaduan dari masyarakat terkait minimnya penerangan jalan di wilayah Wonosobo. Sebab masyarakat merasa resah, karena selain banyak jalan berlubang yang tidak terlihat, kondisi jalan yang gelap juga sering dimanfaatkan oleh pelaku kriminalitas untuk menjalankan aksinya.

“Ya, memang jalan yang kondisinya gelap itu rawan tindak kejahatan. Seperti jalan diareal Persawahan Pekon Lakaran, Banyuurip dan Kalisari, ” ujar politisi Partai Demokrat itu.

Ia berharap Pemkab Tanggamus melalui OPD terkait dapat melakukan penambahan LPJU, khususnya diwilayah jalan yang dinilai rawan.” Saya berharap agar Pemkab Tanggamus dapat menganggarkan dan memasang LPJU di wilayah pekon,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, sebagian besar ruas jalan lintas antar pekon di Kabupaten Tanggamus masih minim penerangan, termasuk jalan lintas antar pekon di wilayah Kecamatan Wonosobo.

Pantauan Radar Tanggamus, ruas jalan yang masih minim penerangan hampir terjadi di setiap pekon. Mulai Pekon Srimelati, Banjarnegara, Kalisari, Dadimulyo, Dadisari, Dadirejo, dan Karanganyar. Kemudian, jalan lintas antar  pekon dari Pekon Wonosobo-Pekon Dadirejo.

Minimnya penerangan jalan umum (PJU) tersebut dikeluhkan warga. Karena selain membuat jalan yang kondisinya berlubang tidak terlihat, juga berpotensi terjadinya tindak kejahatan.

Seperti yang disampaikan Sukardi salah seorang warga Wonosobo. Ia mengaku, masih khawatir saat melintasi jalan dari Pekon Wonosobo sampai pertigaan Pekon Dadirejo, karena kondisi jalannya gelap.

“Cukup khawatir sih mas, karena jalan disini masih banyak yang gelap. Apalagi kondisi jalannya banyak yang berlubang, jadi harus hati-hati, ” katanya, kemarin.

Menurutnya, ruas jalan yang kondisinya gelap terlihat di jalan areal persawahan perbatasan Pekon Wonosobo dan Banyuurip. Kemudian, di jalan areal persawahan Pekon Banyuurip, tepatnya didekat SMK Bumi Nusantara.

“Ya, semestinya dipasang lampu jalan lah, biar agak terang. Apalagi di jalan persawahan dekat SMK Bumi Nusantara itu terkenal rawan begal, jadi warga juga pada takut kalau lewat sana pada malam hari, ” ujar Sukardi.(uji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here