Ruas Jalan Lintas Antar Pekon di Wonosobo Minim Penerangan

475

WONOSOBO – Sebagian besar ruas jalan lintas antar pekon di Kabupaten Tanggamus masih minim penerangan, termasuk jalan lintas antar pekon di wilayah Kecamatan Wonosobo.

Pantauan Radar Tanggamus, ruas jalan yang masih minim penerangan hampir terjadi di setiap pekon. Mulai Pekon Srimelati, Banjarnegara, Kalisari, Dadimulyo, Dadisari, Dadirejo, dan Karanganyar. Kemudian, jalan lintas antar  pekon dari Pekon Wonosobo-Pekon Dadirejo.

Minimnya penerangan jalan umum (PJU) tersebut dikeluhkan warga. Karena selain membuat jalan yang kondisinya berlubang tidak terlihat, juga berpotensi terjadinya tindak kejahatan.

Seperti yang disampaikan Sukardi salah seorang warga Wonosobo. Ia mengaku, masih khawatir saat melintasi jalan dari Pekon Wonosobo sampai pertigaan Pekon Dadirejo, karena kondisi jalannya gelap.

“Cukup khawatir sih mas, karena jalan disini masih banyak yang gelap. Apalagi kondisi jalannya banyak yang berlubang, jadi harus hati-hati, ” katanya, kemarin.

Menurutnya, ruas jalan yang kondisinya gelap terlihat di jalan areal persawahan perbatasan Pekon Wonosobo dan Banyuurip. Kemudian, di jalan areal persawahan Pekon Banyuurip, tepatnya didekat SMK Bumi Nusantara.

“Ya, semestinya dipasang lampu jalan lah, biar agak terang. Apalagi di jalan persawahan dekat SMK Bumi Nusantara itu terkenal rawan begal, jadi warga juga pada takut kalau lewat sana pada malam hari, ” ujar Sukardi.

Senada dikatakan Hanafi, warga lainnya. Menurutnya, mayoritas jalan yang kondisinya gelap dan sepi itu berada di dekat areal persawahan. Seperti di areal persawahan Pekon Srimelati hingga Karanganyar Kondisi jalan yang gelap lanjut dia, selain bisa memicu terjadinya kecelakaan akibat jalan berlubang, juga bisa berpotensi terjadi tindak kejahatan.

“Sudah berapa kali saja warga yang ditodong saat melintas di jalan areal persawahan Pekon Kalisari dan Banyuurip. Itu karena kondisi jalan gelap dan sepi,” terangnya.

Ia berharap, pemerintah dapat lebih memperhatikan kondisi penerangan jalan di jalan penghubung antar pekon. Karena dengan kondisi jalan yang gelap membuat warga tidak nyaman saat melintasinya, karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Ya, kami berharap agar jalan-jalan pekon ini bisa dipasang PJU. Biar lebih terang. Kalau terang warga juga nyaman dan tidak takut saat melintasinya,” ungkapnya.(uji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here