Inspektorat Minta Kakon Netral

225
ilustrasi

KOTAAGUNG – Inspektorat Kabupaten Tanggamus menegaskan agar Kepala Pekon (Kakon) dan lurah se-Tanggamus harus bersikap netral selama Pilkada 2018 ini berlangsung. Kakon dan perangkat pekon yang memihak salah satu pasangan calon (paslon) atau partai tertentu dikhawatirkan rawan memantik kesenjangan.

“Kami menghimbau, seluruh pekon dan kelurahan serta perangkatnya tetap bersifat netral, jangan memihak kepada siapapun demi stabilitas pekon. Sebab kepala pekon juga apatur pemerintahan, memang ya normatifnya sebaiknya yang namanya kepala pekon dan perangkatnya tetap bersifat netral,”kata Sekretaris Inspektorat Tanggamus. M. Aidil Fitri mewali Inspektur Fathurrahman, kemarin.

Menurutnya, penegasan agar Kakon Netral ini intruksi dari Kementrian, mengingat aturan yang baru ini memang ada poin-poin yang memang melarang kakon turut berkampanye.

“Apalagi turut membagikan duit untuk mengajak memilih salah satu calon, itu bisa dipidanakan,”tegasnya.

Aidil melanjutkan, meski kepala pekon tak berstatus ASN/PNS (pegawai negeri sipil), tugas kepala pekon tergolong berat ketimbang bupati atau wakil bupati. Bila kedapatan melanggar dan mendukung salah satu pasangan calon. Maka bisa dikenakan sanksi administratif.

“Sanksinya administratif. saya kira kepala daerah mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan  persoalan-persoalan tersebut,” katanya.

Bagi Aidil, mengurus sebuah pekon lebih berat dari kabupaten. Sebab, bila bupati atau wakil bupati hanya melaksanakan urusan yang sudah diamanatkan perundangan pemerintah saja. Kepala pekon mengurus hajat hidup warga yang lebih absolut.

“Yang dilakukan oleh pekon jauh lebih berat dibanding di level kabupaten. Kenapa demikian? Karena kalau kabupaten melakukan tugas sebagaimana yang diamanatkan oleh undang-undang. Sementara pekon urusan yang bersifat absolut pun ditangani oleh pekon, dan bahkan dia melaksanakan tugas lebih dari 24 jam dalam sehari,” jelasnya. Tidak hanya kepala pekon dan aparat, ia juga kembali mengingatkan ASN untuk tidak ikut-ikutan berpolitik, ya kalau ingin berpolitik silahkan mengundurkan diri. (zep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here