Kotak Suara Direbut Hingga Kantor KPU di Geruduk

544

KOTAAGUNG—Suasana Pemilukada di Tanggamus berlangsung panas. Sebagian massa pendukung tidak terima dengan hasil penghitungan suara, hal tersebutlah yang memicu massa berlaku anarkis dengan mencoba mengambil paksa kotak suara.

Aksi kejar-kejaranpun tak terhindarkan antara polisi dengan sekelompok massa yang mencoba mengambil kotak suara, bentuntung aksi tersebut dapat digagalkan anggota Satuan Sabhara Polres Tanggamus yang dengan cepat meringkus pelaku.

Selain mencoba merebut kotak suara, sekelompok massa juga ngelurug ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanggamus. Massa mencoba untuk bertemu ketua KPU Tanggamus untuk melayangkan protes. Karena mencium gelagat yang kurang baik, polisi yang berjaga melarang masuk, namun massa semakin beringas, sehingga dengan terpaksa polisi menggunakan water canon untuk membubarkan massa. Tak sampai disitu, ada juga sekelompok orang yang memaksa masuk untuk memilih, namun aksi tersebut mampu dikendalikan oleh aparat yang berjaga dengan membawa pelaku ke kantor polisi terdekat.

Peristiwa tersebut, tentulah bukan kejadian sebenarnya, melainkan hanya simulasi pengamanan Pilkada serentak tahun 2018 yang bertajuk sistem pengamanan kota. Kegiatan yang diikuti ratusan personel dan dibantu unsur pemda tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol Aditya Kurniawan.

Menurut Kompol Aditya untuk mencapai cara tindak yang maksimal dalam pengamanan, salah satu diantaranya dengan melaksanakan simulasi sispam yaitu dengan Simulasi Sispam Kota, kegiatan Simulasi Sispam Kota ini dilaksanakan dengan tujuan agar personil yang terlibat pengamanan Pilkada Serentak 2018 dapat memahami tugas pokok dan fungsi serta peran masing-masing guna menjaga kamtibmas.

Dilanjutkan Aditya dalam pelaksanaan kegiatan tersebut juga untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa Polres Tanggamus telah siap siaga untuk mengamankan Pilkada serentak tahun 2018.” Polri siap siaga mengantisipasi aksi unjuk rasa anarkis maupun aksi massa yang bisa menimbulkan gangguan kamtibmas,” pungkas Aditya.

Dalam Kesempatan tersebut, Wakapolres Tanggamus Kompol M.Budhi Setyadi juga menyerahkan delapan personel Polres Tanggamus yang ditugaskan menjadi pengawal pribadi (Walpri) bagi pasangan calon peserta pilkada Tanggamus.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here