Dua Rumdis Tak Terawat, Terkesan Angker dan Nyaris Ambruk

418

KOTAAGUNG—Perumahan dinas pejabat di Kabupaten Tanggamus yang berada di Kecamatan Kotaagung atau yang tidak jauh dari rumah dinas (rumdis) Wakil Bupati Tanggamus, terbengkalai. Bahkan, perkarangan perumahaan ditumbuhi oleh semak belukar sehingga membuat aset negara tersebut terkesan angker.

Maslani, warga sekitar, menuturkan, perumahan dinas yang berada di Kotaagung itu ada dua perumahan dinas yang terbengkalai dan kumuh, karena banyak sarana bangunan perumahan yang sudah rusak, bahkan ada bagian yang rubuh lantaran dimakan usia dan tidak terawat.

Adapun kondisi memprihatinkan dari perumahan dinas tersebut, lantaran lama tidak ditempati, sehingga fasilitas publik yang dibangun melalui APBD Tanggamus tersebut, kondisinya kini rusak dan mengganggu keindahan wajah Ibukota Kabupaten yang berjuluk Bumi Begawi Jejama ini. Sementara dana pemeliharaan terhadap perumahaan ini patut dipertanyakan.

“Coba lihat bang kondisi perumahan-perumahan dinas tersebut, sudah kosong, kotor, tumbuh semak rumput, kondisi bangunan juga sudah rusak berat, seperti perumahan pas disebelah rumah dinas wabup, bahkan perumahan yang lokasinya sekitar 30 meter sebelah utara rumah dinas wabup, pendopo terasnya sudah rubuh, ya seperti rumah hantu aja,” katanya.

Kondisi tersebut juga menarik komentar warga lainnya, seperti yang dikatakan tukang ojek yang biasa mangkal di depan Puskesmas Kotaagung, Ruslan. Ia mengaku, banyaknya perumahan dinas yang terbengkalai dan rusak, ini  karena keengganan para pejabat setempat menempati perumahan. Bahkan banyak pejabat yang rumahnya masih di Tanggamus, memilih pulang kerumah masing-masing.

Padahal seharusnya sebagai pelayan publik, para pejabat ini harus berdiam di Ibu Kota Kabupaten, yaitu Kotaagung.

“Banyak sekali perumahan dinas yang tidak didiami pejabat, seperti rumah dinas ketua DPRD juga dibiarkan kosong, harusnya walaupun rumah ketua masih di Tanggamus, mestinya dijadwalkan juga mendiami rumah dinas terebut, jadi ada kesempatan masyarakat jika ingin menyampaikan aspirasinya, kemudian jika memang tidak ditunggu karena alasan tertentu, harusnya pemkab, menyuruh orang menjaga dan merawat rumah-rumah dinas itu, jangan dibiarkan saja, seperti tidak peduli, kan malu kalau ada pejabat luar Tanggamus yang bertamu ke rumdis wabup, disebelahnya rumah kosong, kumuh,” pungkasnya. (zep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here