Berpamitan Dengan Insan Pers, Samsul Minta Pers Tetap Kritis

439
KONFERENSI PERS : Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi,M.Pd.I didampingi Sekda Hi.Andi Wijaya dan kepala OPD saat menjelaskan kepada wartawan mengenai sejumlah keberhasilan yang diraih oleh Pemkab Tanggamus terhitung sejak tahun 2013-2018. Disela-sela konferensi pers Samsul bermaitan dengan insan pers di Tanggamus dan berpesan agar Pers di Tanggamus tetap menjalankan fungsinya yakni mengkritisi pemerintah.(Foto Rio Aldipo)

KOTAAGUNG—Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi M.Pd.I bersilaturahmi dengan para wartawan baik cetak maupun elektronik yang ada dikabupaten setempat, Jumat pagi (9/2) di ruang kerja bupati.

Dalam pertemuan dengan insan pers tersebut, bupati didampingi Sekda Hi. Andi Wijaya, Kepala Bappeda Hendra Wijaya Mega, Inspektur Fathurahman, Kepala Dinas PUPR Riswanda Djunaidi, Kepala Diskominfo Sabaruddin, Kepala Disdik Johansyah dan Kepala Diskes Sukisno.

Samsul Hadi yang akan meletakan jabatan pada 15 Februari 2018 ini membeberkan sejumlah keberhasilan yang telah diraih terhitung dari tahun 2013-2018 saat Bambang Kurniawan-Samsul Hadi memimpin Tanggamus, diantaranya meraih predikat kabupaten/Kota Peduli HAM tingkat nasional tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM, meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan dari BPK RI selama dua tahun berturut-turut pada tahun 2014 dan 2015.

“Lalu meraih Juara II Lomba Pekon tingkat nasional tahun 2015 dan Penghargaan Tata Nugraha Tahun 2015 yaitu penilaian kinerja penyelenggaraan sistem transportasi,” ujar Samsul.

Selain itu, Samsul yang ditunjuk menjalankan wewenang sebagai bupati Desember 2016 karena Bambang tersandung permasalahan hukum itu juga membuat gebrakan yang mana jumlah desa tertinggal terus berkurang yang tadinya tahun 2013 jumlah desa tertinggal 100, di akhir 2017 jumlahnya turun menjadi 28 desa tertinggal berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Samsul juga berhasil membawa Tanggamus mempertahankan Juara umum MTQ tingkat provinsi Lampung dan memperbaiki posisi Tanggamus dalam ajang pekan olahraga provinsi (Porprov).

“Kemudian indeks prestasi pendidikan juga meningkat dari posisi 14 dari 15 kabupaten/kota, sekarang naik diposisi 11. Ini semua berkat kerja keras semua pihak dan adanya dukungan dari masyarakat, “kata Samsul.

Pembangunan di Tanggamus lanjut, Samsul juga tidak lepas dari peran dari insan pers. Untuk itu, ia mengucapkan terimaksih kepada pers di Tanggamus yang sudah memberikan kritik, saran dan mempublikasikan program dari Pemkab Tanggamus.

“Saya  ucapkan terimakasih kepada rekan-rekan media yang telah menjalankan fungsinya sebagai kontrol sosial. Tentunya pemkab butuh kritik yang membangun, kerjasama yang baik ini hendaknya selalu terjalin. Dan saya juga memohon maaf kepada masyarakat apabila masih ada pelayanan yang dirasa belum maksimal, “ujar bupati.

Samsul dalam kesempatan tersebut juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga situasi tetap kondusif jelang pelaksanaan pilkada.” Teruslah jaga situasi agar tetap kondusif, dan kepada para ASN harus tetap menjaga netralitas, “pungkas Samsul.

Sementara itu, Kepala Bappeda Tanggamus Hendra Wijaya Mega mengatakan bahwa mega Proyek Kawasan Industri Maritim (KIM) Tanggamus saat ini tinggal menunggu sertifikat hak pengelolaan lahan (HPL).  Jika HPL sudah terbit maka investor bisa langsung masuk.

“Semua perizinan sudah, kalau dari pemkab semua sudah, sekarang tinggal HPL yang wewenangnya ada dipusat. Baru-baru ini tim Kemendagri sudah meninjau KIM dan 21 Februari ini, kita diundang lagi untuk membahas kelanjutan KIM, mudah-mudahan HPL segera terbit, “kata Hendra.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here