Bupati Terpilih Harus Konsisten Pada Visi Misi

70
ilustrasi

KOTAAGUNG – Masyarakat menaruh perhatian besar kepada bupati dan wakil bupati terpilih 2018 mendatang agar konsisten terhadap visi-misi yang disampaikan. Hal ini penting karena masyarakat membutuhkan langkah nyata untuk membawa perubahan kearah yang lebih baik.

Baharuddin salah satunya, warga kecamatan Kotaagung ini mengatakan, jika dirinya menghendaki pemimpin Tanggamus nanti amanah. Amanah dalam artian mampu mengaplikasian janji-janji serta visi-misi yang disampaikan nantinya jika terpilih, hal itu wajar karena ia menilai janji maupun visi-misi tersebut yang menjadi daya tarik masyarakat kepada calon yang ikut serta dalam pilkada.

“Kan sudah banyak, baleho maupun spanduk bakal calon bupati maupun bakal calon wakilnya, dispanduk juga tertulis jelas visi maupun misi yang disampaikan, saya harap konsisten saja dengan visi-misi yang disampaikan, jika kelak terpilih,”kata Baharuddin, Minggu (21/1).

Masih menurutnya, ia tidak mempermasalahkan apakah pemimpin terpilih nanti merupakan putra daerah ataupun bukan, akan tetapi yang terpenting menurutnya siapapun mempunyai kesempatan memimpin Tanggamus lima tahun kedepan, dan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tentu dan membawa Tanggamus jauh lebih baik lagi kedepan. Dan mampu membawa perubahan.

“Yang kita inginkan perubahan kearah yang lebih baik, memperhatikan masyarakat kecil, melalui terobosan atau gagasannya, terlebih Tanggamus merupakan kabupaten kaya akan potensi dan itu harus dimaksimalkan,”ujarnya.

Ia menambahkan, hingga sampai saat ini Tanggamus dianggap masih kalah bersaing dengan kabupaten/kota lainnya, dan potensi yang seharusnya mampu membuat masyarakat sejahtera belum dikelola secara optimal.

“Tanggamus dibanding kabupaten/kota lainnya, kaya akan potensi baik itu wisatanya, pertanian, perkebunan maupun sektor lainnya, namun menurut saya sampai saat ini belum dikelola dengan baik, Nah ini pekerjaan rumah pemimpin kedepan, bagaimana caranya agar masyarakat dapat lebih sejahtera, jangan hanya slogan, saja tapi benar-benar diterapkan,”tandasnya.

Diketahui, Pilkada yang akan dilaksanakan pada 27 Juni mendatang, diikuti dua bakal pasangan calon (paslon) yakni Hj.Dewi Handajani-AM Syafi’i yang diusung oleh Partai Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) PAN serta Nasdem dan didukung oleh PKPI, sedangkan Hi. Samsul Hadi-Hi. Nuzul Irsan SE, yang diusung oleh enam parpol PKB, PPP, GOLKAR, Partai Gerindra, Demokrat, Hanura serta diusung oleh Partai Bekarya, Republik, Partai Bulan Bintang (PBB) serta Perindo  telah daftarkan diri ke kantor pemiliham umum (KPU), lalu hasil tes kesehatan kedua paslon tersebut juga dinyatakan lolos, sejumlah berkas syarat calon dan pencalonan juga telah diverifikasi oleh KPU, lalu tahapan selanjutnya yakni pada tanggal 12 Februari yaitu penetapan paslon.

“Pada tanggal 12 Februari surat pengunduran diri harus dilampirkan, lima hari setelah surat pengunduran diri dilampirkan, maka kembali harus melampirkan surat pengunduran dirinya tengah di proses, dan sebulan sebelum pemungutan suara surat pengunduran diri sudah kita terima,”kata Otto Ketua KPU Tanggamus.(iqb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here