Wah,.. Baru Rampung, Dermaga Apung Rusak

322
ilustrasi

KOTAAGUNG – Proyek pembangunan dermaga apung di Pekon Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan saat ini tengah disorot pasalnya baru saja rampung dan diserahterimakan (PHO) proyek yang menelan dana Rp1 Miliar itu rusak lantaran dihantam ombak.

Rusaknya dermaga apung dengan panjang 62 meter dan lebar 2 meter ini tentu menimbulkan tanda tanya ditengah masyarakat, dibangun asal jadi atau adan unsur lainnya.

Kepala Pekon Kiluan Negeri, Kadek Sukresene kepada Radar Tanggamus mengaku, bangunan dermaga apung itu kondisinya banyak yang retak pasca dihantam ombak beberapa lalu. Meski sudah rampung dan belum dinikmati masyarakat  hasilnya, kondisi semula awal pembangunan sudah diragukan, terutama dalan penyambungan besi anyaman dan cor pondasi awal, sebab pihak pekerja terlihat tergesa-gesa dalam mengerjakn proyek DAK itu.”Banyak yang rusak mas. Inikan proyek masih dalam tahap pemeliharaan tapi belum juga diperbaiki oleh kontraktornya,”kata Kadek,kemarin.

Ia melanjutkan, harusnya dinas terkait lebih tegas mengenai kerusakan ini. Sebab, jika proyek itu berkualitas maka kondisinya tidak bakal seperti itu, namun faktanya dilapangan demikian.”Saya tidak mau nyebutin proyek asal jadi. Yang saya mau kalau rusak harus diperbaiki lagi, karena yang akan menikmati hasilnya nanti adalah kami bukan siapa-siapa,”ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabuaten Tanggamus, Baharen mengaku, pihaknya sudah pernah turun kelapangan awal proyek dimulai. Memang, katanya dari awal pembangunan saja sudah terlihat ketidakberesan terhadap proyek tersebut, dimana pihalnya menemukan adanya pondasi yang retak, bahkan kedalaman pondasi juga diragukan.”Ya artinya, kalau bangunan itu rusak karena dihantam badai saya percaya, sebab dari awal saja pembangunannya sudah tidak beres,”jelasnya. Untuk itu, ia meminta kepada dinas terkait agar dapat menunda pencarian PHO proyek dermaga apung tersebut sebelum kerusakan dermaga seuntuhnya diperbaiki. Kalau tidak maka pihaknya tidak segan memanggil dinas itu.”Ya kalau rusak diperbaiki, kalau tidak black lis perusahaan yang mengerjakam proyek itu,”tutupnya. (Zep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here