Menhan Berharap Industri Pertahanan di Tanggamus Mulai 2018

607
Terus dimantapkan : Rencana Pembangunan Kawasan Industri Pertahanan di Kabupaten Tanggamus kian dimantapkan hal ini tergambar dalam Rapat Paparan Survey yang digelar di Kantor Kemenhan, Jakarta, (13/12).Foto Ist

KOTAAGUNG-Pembangunan Industri Pertahanan di Kabupaten Tanggamus, Lampung terus dimantapkan. Hal ini tergambar dalam rapat paparan survey rencana pembangunan kawasan industri pertahanan di Tanggamus.

Rapat yang dipimpin langsung Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu itu berlangsung di Gedung Balai Sudirman Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI, Jakarta, Rabu siang (13/12).Rapat tersebut dihadiri seluruh pejabat eselon I dan eselon II Kemenhan, lalu Bappeda Lampung, Sekda Tanggamus Andi Wijaya, Dandim 0424 Tanggamus Letkol (Arh) Anang Hasto Utomo, Kepala Bappeda Tanggamus Hendra Wijaya Mega, para camat yang wilayahnya akan dijadikan industri pertahanan dan tokoh adat di Kecamatan Limau, Kotaagung Timur dan Cukuhbalak.

Menurut,Hendra Wijaya, paparan survey disampaikan langsung oleh Dirjen Kuatham, Kemehan, yang mana menyampaikan dua alternatif pembangunan industri pertahanan.”Pembangunan Industri Pertahanan ini akan berdampingan dengan Kawasan Industri Maritim (KIM) yang lebih dulu digagas, “kata Hendra wijaya melalui pesan singkat yang dikirimkan, Rabu petang (13/12).

Dilanjutkan Hendra bahwa Pemkab Tanggamus menyambut baik gagasan pemerintah pusat dalam hal ini Kemenhan untuk membangun industri pertahanan di Tanggamus.

“Kami menyambut baik rencana pemerintah pusat ini. Dan Sekda Tanggamus mengaku jika perlu adanya Feasibility Study dan analisis dampak lingkungan (Amdal) untuk mendukung pembangunan kawasan industri pertahanan itu, “ujar Hendra.

Pemerintah pusat, terus Hendra, serius untuk menjadikan Tanggamus sebagai lokasi industri pertahanan diluar pulau Jawa hal ini karena Tanggamus dianggap cocok, baik dari sisi lahan maupun perairannya.

“Bapak Menhan berharap percepatan dilakukan ditahun 2018 dapat terwujud untuk penciptaan lapangan kerja, kesejahteraan ekonomi masyarakat Tanggamus khususnya dan Lampung umumnya,”pungkas Hendra.

Untuk diketahui, sebelum melakukan rapat paparan hasil survey, Menhan RI Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu beserta staff Kementerian Pertahanan (Kemenhan) lebih dulu melakukan kunjungan kerja guna meninjau rencana pembangunan Fasilitas Industri Pertahanan di Kawasan Industri Maritim (KIM) di Kecamatan Limau, Agustus lalu.
Turut ikut dalam rombongan Menhan, Budiman Saleh (Dirut PT. PAL), Ahmad Sudarto (Dirut PT. PINDAD), Budi Santoso (Dirut PT. DI)

Dalam sambutannya, Ryamizard Ryacudu menyampaikan, bahwa kedatangannya ke Kecamatan Limau mewakili Pemerintah RI untuk meninjau lokasi yang nantinya akan di bangun Industri Pertahanan.

“Produk Industri Pertahanan kita sudah di akui kualitasnya kepada dunia, terbukti dengan adanya negara-negara lain yang membeli alutsista dari negara kita. Kawasan industri maritim ini nantinya akan berdiri 3 perusahaan BUMN dibantaranya PT. PINDAD, PT. PAL dan PT. DI. Kami sudah melaksanakan survei ke beberapa daerah untuk menentukan lokasi yang cocok untuk membangun Kawasan Industri Maritim ini dan yang paling cocok lokasinya berada di Kabupaten Tanggamus ini,” terangnya.

Mantan Kepala Staf TNI AD juga menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan dan sambutan dari masyarakat Kabupaten Tanggamus. “Kami berterimakasih kepada Pemkab dan Masyarakat Tanggamus atas sabutan dan dukungannya, hasil ini akan kami laporkan kepada Bapak Presiden RI,” kata dia. (ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here