Innalillahi, Kepala Pekon Way Nipah Berpulang

391
BERPULANG: Kepala Pekon Way Nipah Kecamatan Pematangsawa Muhdin bin Majid telah berpulang kerahmatullah karena komplikasi penyakit yang dideritanya, yakni gagal ginjal dan penyumbatan darah di otak. Tampak terlihat rombongan Pelayat Kadis PMD Idham Khalid, Camat Pematangsawa Wawan Harianto dan sejumlah kepala pekon. (Foto Ist)

PEMATANGSAWA – Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah Kepala Pekon Waynipah, Kecamatan Pematangsawa, Muhdin bin Majid karena komplikasi penyakit yang dideritanya, yakni gagal ginjal dan penyumbatan darah di otak. Muhdin wafat meninggalkan seorang istri dan tiga anak.

Sebelum wafat, Muhdin sempat dirawat di Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandarlampung. Namun, Tuhan berkehendak lain. Pada Senin (11/12), sekitar pukul 07.00 WIB Muhdin mengembuskan napas terakhir di rumah sakit tersebut.

Jenazahnya sendiri disemayamkan di rumah duka dan kemudian dikebumikan di taman pemakaman umum (TPU) pekon setempat sekitar Pukul 14.00 Wib.

Berbagai handai taulan terlihat berkumpul di rumah duka. Dari jajaran pemkab Tanggamus tampak Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Idham Kholid yang mewakili Wakil Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi, Ketua Apdesi Tanggamus Syahri, Camat Pematangsawa Wawan Harianto dan rekan-rekan kepala pekon lainnya.

Camat Pematangsawa Wawan Harianto yang juga merupakan teman dekat Muhdin mengaku sangat kaget atas kepergian sosok rekannya tersebut untuk selama-lamanya.

“Beliau benar-benar orang yang bertanggungjawab ketika diberikan tugas apapun,” ungkapnya, kemarin (11/12) Sore.

Soal kenangan apa yang pernah dirasakan, Wawan tak menjawab secara rinci. Kendati demikian, sejak Muhdin menjabat kepala pekon sekaligus Ketua Apdesi Kecamatan Pematangsawa, disitulah banyak terjadi komunikasi yang intens dengannya.

“Banyak kenangan semasa almarhum masih hidup, seperti jalan bareng, rapat dan sebagainya. Dan itu tidak bisa dilupakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Apdesi Tanggamus Syahri yang hadir dikediaman rumah duka mengaku sangat kehilangan sosok Muhdin, yang memiliki kepribadian tegas serta luwes namun berpendirian teguh tersebut.

“Tentu saya kehilangan, kaget. Saya pertama dikabarkan dari rekan lewat telepon seluler. Kita juga sudah support bagaimana perjuangan dia melawan penyakitnya sejak setahun terakhir. Kami turut berduka cita, semoga almarhum diterima disisi Allah SWT dengan tempat yang terbaik,” pungkasnya. (uji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here