Satreskrim Masih Dalami Duel Berdarah Di Pugung

54

KOTAAGUNG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanggamus masih terus mendalami peristiwa perkelahian antara tiga warga pekon Rantautijang Kecamatan Pugung, Tanggamus, pada hari Selasa (28/11) petang.?

Penyelidikan Kepolisian sedikit tertunda, lantaran ketiga pria yang terlibat dalam insiden tersebut masih dalam perawatan medis, sehingga belum bisa dimintai keterangan.

Kasatreskrim Polres Tanggamus, AKP Hendra Saputra, mengatakan, pihaknya belum bisa secara gamblang menjelaskan kronologi dan penyebab perkelahian dua lawan satu, yaitu antara Nawawi (59) dan Kenedi (58) versus Januari (50).

“Kami masih terus mendalami (masalah) ini. Apa penyebab dan bagaimana kronologi kejadian, kami belum bisa menjelaskan. Karena, Nawawi, Januari dan Kenedi? belum bisa dimintai keterangan,” ujar Hendra mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, Rabu (29/11)

Hendra juga menyebutkan, Januari yang sempat dicari-cari petugas pasca kejadian sudah diketahui keberadaannya sejak Rabu (29/11) pukul 02.32 WIB. Tak jauh berbeda dengan Nawawi dan Kenedi, kondisi Januari juga terluka parah akibat sabetan senjata tajam. Sebelum akhirnya keluar dari persembunyian, Januari, sempat beberapa jam bersembunyi dikediaman kerabatnya yang tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Dari hasil sementara, pengambilan keterangan para saksi, Nawawi dan Kenedi berstatus korban. Sementara Januari terduga tersangka. Tetapi itu sifatnya masih sementara. Kepastiannya, menunggu Nawawi, Kenedi dan Januari bisa dimintai keterangan,” ?terang Hendra.

Mantan Kapolsek Talangpadang itu juga membenarkan, polisi menemukan dua bilah golok dan satu bilah pedang trisula disekitar TKP. Diduga kuat, tiga senjata tajam itulah yang digunakan ketiganya untuk berduel. ?Selain itu, juga didapati sebuah sandal berwarna ungu dan potongan jari tangan.?

“Tapi kami masih belum tau, siapa menggunakan senjata tajam apa. Kalau potongan jari tangan diduga milik Kenedi. Saat ini, Kenedi berada di RS Urip Sumoharjo Bandarlampung, dalam kondisi kritis dan sudah menjalani dua kali operasi. Kakaknya, yaitu Nawawi, dalam kondisi yang sama, tetapi di RSUD Pringsewu. Sedangkan Januari berada di RS Mitra Husada, Pringsewu. Saya tegaskan, tidak ada yang meninggal dunia. Jangan percaya terhadap isu-isu yang provokatif?,” tegas Hendra seraya menyebutkan rabu siang polisi sudah menarik 50 persen kekuatan personil Sat Sabhara dari lokasi.(ayp/ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here